Menu ✖

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Jakarta

Jusuf Kalla: Pemimpin Harus Inspiratif dan Tangguh di Masa Krisis

badge-check


					Jusuf Kalla: Pemimpin Harus Inspiratif dan Tangguh di Masa Krisis Perbesar

(TK)Jakarta— Dalam acara Meet The Leader Universitas Paramadina bertajuk “Leading Through The Storm: Resilient Leadership in Time of Crisis”, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, H.M. Jusuf Kalla, menegaskan bahwa peran pemimpin bukan sekadar memimpin, tetapi juga menginspirasi, mempersatukan, dan mengambil keputusan yang tepat di tengah situasi genting (24/5/2025).

Program ini merupakan rangkaian dari acara peresmian Universitas Paramadina Kampus Kuningan di Trinity Tower dan Auditorium Benny Subianto. Berbicara di hadapan hadirin yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan masyarakat umum, JK menekankan pentingnya ketegasan dan keberanian seorang pemimpin. “Tugas pemimpin adalah menginspirasi, mempersatukan, memberikan dorongan semangat, dan harus bertanggung jawab karena dia harus mengambil keputusan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keputusan yang baik harus cepat, punya dasar, dan dipahami oleh bawahan.

Dalam pidatonya, JK juga menyoroti kondisi global yang penuh gejolak. Ia menyebut konflik Rusia-Ukraina, Israel-Hamas, hingga ketegangan di Asia seperti China-Taiwan dan Korea Selatan-Korea Utara sebagai tantangan nyata bagi stabilitas dunia, yang juga berdampak terhadap perekonomian Indonesia.

“Perang Rusia dan Ukraina membuat pasokan gandum terhambat dan gas Rusia ke Eropa tersendat. Negara-negara seperti Jerman dan Prancis pun mengalami kelangkaan energi,” jelas JK.

Ia juga mengkritik kebijakan tarif tinggi mantan Presiden AS, Donald Trump, yang menurutnya justru merugikan rakyat Amerika sendiri. “Trump belum paham, justru kebijakan tarif tinggi itu akan membebani rakyat USA,” katanya. Ia menilai kebijakan semacam itu adalah bentuk “kebijakan bunuh diri” yang memperburuk perang dagang global.

Di tingkat nasional, Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa efek dari krisis global memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia menyebut pertumbuhan yang semula direncanakan 5,2% menjadi hanya 4,8%. “Bukan salah Prabowo,” tegas JK, “tetapi ini akibat akumulasi masalah masa lalu dan tekanan global saat ini.” Karena itu, pemerintahan saat ini harus mengambil langkah efisiensi, meski hal ini berdampak pada terhambatnya sejumlah program.

JK pun menyoroti kondisi dalam negeri yang memprihatinkan, seperti meningkatnya PHK dan melemahnya konsumsi rumah tangga. Ia menyebut fenomena ini sebagai “negative cycle” yang memperparah kemerosotan ekonomi. Menurutnya, tumbuhnya premanisme juga merupakan dampak dari pengangguran massal akibat krisis ekonomi.

Menutup pidatonya, JK mengajak generasi muda untuk memahami dinamika kepemimpinan di tengah krisis. “Pemimpin yang hebat bukan hanya mereka yang berhasil dalam kondisi normal, tetapi mereka yang mampu mengambil keputusan tepat saat badai datang,” pungkasnya..(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemnaker Apresiasi Kinerja PPID dan Pengelola Medsos Lewat Anugerah Tata Kelola Informasi Publik 2026

27 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Korlantas Polri Tegaskan Operasi Patuh 2026 Fokus Ubah Perilaku, Keselamatan Jadi Prioritas Utama

27 Oktober 2026 - 03:36 WIB

PRESIDEN PRABOWO TERIMA GUBERNUR URI DI HAMBALANG, BAHAS KESIAPAN 384 PESERTA P3MD

25 Oktober 2026 - 18:22 WIB

PIMPINAN KEJARI LAMPUNG TIMUR DITANTANG BERTINDAK TEGAS! DUGAAN PELANGGARAN KEPEGAWAIAN RESTY ARIYUSI MENUNGGU KEJELASAN

23 Oktober 2026 - 03:03 WIB

Sertijab Kapolda Lampung, Danrem 043/Gatam Tegaskan Sinergi TNI-Polri Kunci Jaga Keamanan

16 Oktober 2026 - 02:03 WIB

Trending di Lampung