Menu ✖

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Bandar Lampung

Negeri ini Berkoar Melayani Namun Fakta nya Masih ada Anak Tak bisa Sekolah

badge-check


					Negeri ini Berkoar Melayani Namun Fakta nya Masih ada Anak Tak bisa Sekolah Perbesar

(TK), Bandarlampung —Entah bagaimana nasib dua anak keluarga pasangan Abdul Muin Aris Mugiharto dan Aprida Sari Alie yang tak bisa menyekolahkan kedua anaknya karena keterbatasan ekonomi jika tak ada organisasi masa (ormas) yang peduli seperti Ormas Garuda Berwarna Nusantara (OGBN).

Baru dua pekan diselesaikan Pemkot Bandarlampung masalah tersebut, bobol lagi ada anak usia sembilan tahun belum sekolah. Anak pasangan Lanang Wibowo dan Ervina ini, selain keterbatasan ekonomi, perjuangan mereka selama ini “mentok”.

Beruntung, kembali OGBN yang dipimpin Johan Syahril mengetahui hal ini. Setelah diketahui ormas yang concern pada dunia pendidikan ini dan viral, Camat Langkapura Andi bersama Disdik gerak cepat (gercep) menangani anak tak sekolah sekian lama.

“Saya kasihan masih ada anak kita yang tak sekolah akibat miskin, ketidakpahaman orangtuanya, serta sikap aparat terkait dalam melayani warganya,” katanya kepada teropongkasusnews.comkamis (28/9/2023).

Sebetulnya, orangtua bocah tersebut sudah berusaha memasukkan anaknya ke sekolah. Tapi, pihak sekolah meminta syarat-syarat yang mereka sulit penuhi, misalnya surat pindah sang ibu dari Jakarta, dll.

Jangankan ongkos buat mengurus surat menyurat tersebut, buat makan sehari-hari, pas-pasan, ngontrak sepetak rumah, dan tak ada perabotan.
Sudah disodorkan surat nikah dan kartu keluarga (KK) suaminya, tak laku dan aparat tak membantunya.

sekolah menolak halus dengan administrasi tak jelas walau sudah ditunjukkan data-data yang ada,” katanya,kepada awak media ini, Apa boleh buat, kata dia, pilihannya: no viral no tindakan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Eksekusi Rumah Rp35 Miliar di Bintaro Gagal, Keluarga Linkan Lawan: Utang Rp2,8 M Jadi Rp35 M?

23 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Hakim Bongkar Borok Pengawasan ESDM di Kasus Dana PI 10% SES: Ada Celah, Tidak Diawasi!

22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

12 Advokat Baru PERSADIN Resmi Disumpah di PT Banten, Ketum Oking Tekankan Integritas

21 Oktober 2026 - 15:27 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 420 Penumpang Selamat – Dirut ASDP Minta Maaf

21 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Disdikbud Lampung Perketat Aturan, Siswa SMA/SMK Dilarang Merokok dan Menggunakan Vape

20 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Trending di Bandar Lampung