Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Nasional

“Kapolri Buka Jambore Karhutla 2025 untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat”

badge-check


					“Kapolri Buka Jambore Karhutla 2025 untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat” Perbesar

(TK)Kapolri Jenderal— Listyo Sigit Prabowo resmi membuka Jambore Karhutla 2025 di Bumi Perkemahan Tahura Sultan Syarif Hasyim, Kabupaten Siak, Riau, pada 25 April 2025, Acara ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hut.n dan lahan (Karhutla), yang menjadi ancaman serius bagi ekosistem dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.

Dalam pidatonya, Kapolri menyoroti bahwa Indonesia memiliki 95,5 juta hektare hutan, menjadikannya sebagai paru-paru dunia. Namun, ancaman deforestasi dan Karhutla terus meningkat, dengan 376 ribu hektare hutan terbakar sepanjang 2024, termasuk 11 ribu hektare di Riau, yang menempatkan provinsi ini dalam daftar daerah rawan Karhutla nasional.

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Riau telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla sejak 1 April hingga 30 November 2025. Kapolri juga menekankan pentingnya kolaborasi nasional, termasuk edukasi masyarakat, pembangunan sekat kanal, serta pemantauan titik panas menggunakan aplikasi Lancang Kuning. Selain itu, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan akan terus diperketat.

Jambore Karhutla 2025 mengusung konsep Green Policing, yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Acara ini juga menjadi momentum bagi berbagai pihak, termasuk Polri, TNI, pemerintah daerah, dan organisasi lingkungan, untuk memperkuat strategi pengendalian Karhutla secara berkelanjutan.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, diharapkan kasus Karhutla dapat diminimalkan, sehingga lingkungan tetap lestari dan masyarakat terhindar dari dampak buruk kebakaran hutan.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan “Uang Pelicin” Rp500 Ribu per PAC Disorot, Gerpol Geruduk DPD PDI Perjuangan Lampung

3 Agustus 2026 - 08:22 WIB

BUNGKAMNYA DINAS PENDIDIKAN TULANG BAWANG, SAATNYA KEJARI MENGGALA MEMBUKTIKAN KOMITMEN PENEGAKAN HUKUM

3 Agustus 2026 - 03:09 WIB

Diduga Gelapkan Dana PIP, GPRM Maluku Desak Kejati Periksa Kepala SD Negeri Tanah Goyang, Siap Gelar Aksi Besar-Besaran

1 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Irpan Setiawan Sosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila di Teluk Betung Utara

31 Juli 2026 - 03:56 WIB

IMF Apresiasi Penjelasan BKPSDM, Nilai Pelantikan Pejabat Disdikbud Bandar Lampung Telah Sesuai Ketentuan

30 Juli 2026 - 05:58 WIB

Trending di Bandar Lampung