(TK)Lampung— Korem 043/Garuda Hitam menggelar Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (PSM) di jajaran Korem 043/Gatam sebagai upaya membentuk prajurit yang tangguh, berkarakter, dan memiliki jiwa bela diri tinggi. Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Staf Korem 043/Gatam, Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., di Aula Sudirman Makorem 043/Gatam, Bandar Lampung, pada Senin, 23 Juni 2025.
Dalam sambutannya, Komandan Korem 043/Gatam, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Kasrem, menekankan bahwa pencak silat adalah keterampilan wajib bagi setiap prajurit TNI AD. Pencak silat tidak hanya mendukung tugas pokok, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pengembangan prestasi dan pembentukan karakter prajurit.

“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang mencerminkan kedisiplinan, keberanian, dan kehormatan. Oleh karena itu, TNI AD telah menetapkan pencak silat untuk dikembangkan di seluruh satuan,” ungkapnya.
Latihan kader PSM ini direncanakan berlangsung selama sekitar 90 hari, dengan tujuan mencetak pelatih pencak silat militer yang memiliki kemampuan teknis dan kepelatihan yang mumpuni. Setelah mencapai sabuk merah, para peserta akan kembali ke satuan masing-masing untuk mentransfer ilmu bela diri kepada prajurit lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting, termasuk Kasiren Korem 043/Gatam, Kasi Intel Kasrem 043/Gatam, Dandim 0410/KBL, Danyonif 143/TWEJ, serta Dandenpom II/3 Lampung, yang menunjukkan dukungan terhadap program ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan bela diri prajurit dan meningkatkan disiplin serta karakter mereka.(***)










