(TK)Palembang—- Dalam semangat membangkitkan olahraga di kalangan aparatur sipil negara (ASN), Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, secara resmi melantik jajaran pengurus Persatuan Bulutangkis (PB) Korpri Kota Palembang untuk periode 2025–2029. Pelantikan ini berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota di Jalan Tasik pada Selasa, 24 Juni 2025.
Ratu Dewa menegaskan bahwa PB Korpri harus menjadi ujung tombak dalam mengembangkan potensi atlet di lingkungan ASN dan keluarga mereka. Ia berharap agar amanah yang diberikan kepada para pengurus PB Korpri dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Para PNS maupun PPPK memiliki banyak potensi, terutama dalam bidang bulutangkis. Anak-anak mereka juga mungkin memiliki bakat yang perlu kita gali dan fasilitasi sejak dini,” ungkap Ratu Dewa.
Lebih lanjut, Ratu Dewa menyinggung keberadaan Lapangan Cempako, sebuah lapangan bulutangkis legendaris yang telah menjadi saksi perjalanan olahraga ini di Palembang. Ia menilai lapangan tersebut memiliki nilai historis dan strategis yang patut dimaksimalkan untuk pelatihan dan pembinaan atlet.
“Lapangan Cempako adalah aset penting yang harus kita jadikan pusat kegiatan bulutangkis. PB Korpri harus memanfaatkannya secara maksimal, baik untuk latihan rutin maupun kejuaraan,” tutupnya.
Dukungan terhadap pengurus PB Korpri yang baru juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Kota Palembang. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan PB Korpri harus menjadi role model bagi cabang-cabang olahraga lainnya dalam tubuh Korpri.
“Palembang memiliki lebih dari 19.400 ASN yang merupakan sumber daya luar biasa untuk pengembangan olahraga. Kami ingin PB Korpri menjadi pelopor, bukan hanya aktif, tetapi juga membawa nama baik Palembang ke ajang-ajang olahraga bergengsi,” kata Aprizal.
Ia juga memastikan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan PB Korpri, mulai dari pelatihan hingga kompetisi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), akan mendapatkan dukungan penuh dari organisasi. Semua kebutuhan logistik dan akomodasi akan ditanggung.
“Kami ingin para atlet ASN fokus pada prestasi tanpa terbebani urusan teknis,” jelas Aprizal.
Sementara itu, Ediyus, SAP, yang dipercaya memimpin PB Korpri untuk periode 2025–2029, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini lebih dinamis dan produktif. Ia menargetkan program latihan rutin, turnamen internal, dan pembinaan usia dini dapat segera dijalankan dengan dukungan penuh dari semua pihak.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan support penuh dari Wali Kota Palembang Ratu Dewa, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBSI Kota Palembang. Dalam pengurusan periode ini, kami ingin menciptakan iklim olahraga yang hidup di kalangan ASN dan PPPK, tidak hanya untuk kebugaran jasmani, tetapi juga untuk menjalin kebersamaan dan mencetak prestasi,” ujar Ediyus.
Ia menambahkan bahwa PB Korpri ke depan tidak akan berjalan pasif. Agenda yang dirancang akan menitikberatkan pada konsistensi pembinaan dan pencarian bibit-bibit unggul.
“Untuk anggota yang terdaftar ada kurang lebih 90 orang, dan latihan akan dilakukan dua kali dalam seminggu. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengadakan turnamen antar instansi, coaching clinic bersama atlet profesional, serta kerjasama dengan PBSI sebagai beberapa rencana strategis yang akan diwujudkan,” pungkasnya.(***)








