(TK), Lampung Selatan – Sekitar 1,5 juta jamaah diperkirakan menghadiri Ijtima Internasional Tabligh Akbar 2025 di Kota Baru.
Para jamaah berasal dari Malaysia, Brunei, Thailand, India, Pakistan, Bangladesh, Timur Tengah, Afrika, hingga Eropa dan Amerika.

Mereka datang dengan satu tujuan, yakni memperbaiki diri dan memakmurkan masjid.
Humas Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025, Firmansyah Alfian, menjelaskan semangat utama para jamaah.
Ia menegaskan bahwa kedatangan mereka murni karena panggilan iman, bukan kepentingan lain.
“Ini fenomena rohani global. Jamaah hadir bukan karena hiburan atau politik, tetapi karena dorongan iman,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Firmansyah menegaskan bahwa kegiatan ini tidak membuka ruang politik praktis. Menurutnya, seluruh peserta hadir sebagai hamba Allah.
“Tidak ada panggung politik di sini. Yang diterima adalah tasbih, bukan spanduk,” kata Firmansyah saat memberikan keterangan resmi.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat menyiapkan layanan publik.
Berbagai akses menuju Kota Baru diperbaiki untuk mencegah kemacetan berat.
Selain itu, jalur Bandara Radin Inten II – Kota Baru juga dioptimalisasi demi memperlancar mobilitas jamaah.
Pejabat Pemprov Lampung menyatakan bahwa seluruh protokol pengamanan telah disiapkan.
Posko kesehatan, dapur umum, area parkir raksasa, dan jalur evakuasi ditata untuk menjamin kenyamanan jamaah.
Pemerintah menargetkan pelayanan optimal bagi seluruh tamu yang beribadah.
Masjid Al Hijrah juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ibadah selama kegiatan berlangsung.
Kawasan tersebut akan dipadati jamaah yang berzikir, mendengarkan tausiah, dan menjalankan kegiatan dakwah secara tertib.
“Doa jutaan jamaah akan menggema bersamaan. Momen ini sangat langka,” ujar Firmansyah.
Selain ibadah, kegiatan ini menghasilkan program dakwah yang masif. Sekitar 15.000 rombongan dakwah akan diberangkatkan ke berbagai daerah di Indonesia selama empat bulan.
Tidak hanya itu, 300 rombongan internasional juga direncanakan bertolak menuju sejumlah negara.
Menurut Firmansyah, pengiriman rombongan tersebut merupakan salah satu capaian besar Ijtima.
“Ini bukan sekadar perkumpulan. Ini pusat distribusi kebaikan yang Insya Allah menyebar ke seluruh dunia,” ucapnya.
Pada waktu bersamaan, Tabligh Akbar bertema “Indonesia Berdoa” juga akan digelar di lokasi yang sama.
Acara tersebut berlangsung pada 28–30 Oktober 2025 dan terbuka untuk masyarakat umum.
“Kami mengajak masyarakat untuk hadir dan merasakan suasana ibadah. Kegiatan ini tanpa sekat dan tanpa kepentingan apa pun,” kata Firmansyah menutup pernyataannya. (*)










