(TK), BANDAR LAMPUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung memanfaatkan ajang Bandar Lampung Expo 2026 untuk memamerkan berbagai produk kreatif hasil daur ulang sampah. Beragam kerajinan hingga pupuk organik dipamerkan sebagai upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah sekaligus mendukung pelaku UMKM.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Budi Ardiyanto, mengatakan seluruh produk yang ditampilkan merupakan hasil olahan sampah dari bank sampah binaan DLH. Sampah yang sebelumnya tidak bernilai diolah menjadi berbagai kerajinan, seperti tas, tempat minum, lukisan, hingga pupuk kompos dan pupuk cair.

“Melalui pameran ini kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dengan memanfaatkan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomi. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, hasil kerajinan ini juga dapat meningkatkan pendapatan UMKM lokal,” ujarnya.
Menurut Budi, DLH akan terus menghadirkan berbagai inovasi hasil daur ulang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM binaan sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi sirkular kepada masyarakat.
Dalam Bandar Lampung Expo 2026, stan DLH juga menampilkan beragam karya unik lainnya, seperti tas daur ulang, replika kuda poni, hiasan berbentuk kadal dari kayu bekas, serta berbagai produk pupuk organik hasil pengolahan sampah. (*)













