(TK), BANDAR LAMPUNG – Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan Kota Bandar Lampung membantah kabar yang menyebut petugas tidak melakukan pembersihan di kawasan Tugu Adipura setelah kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026. Mereka menegaskan informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan.
Perwakilan Satgas Kebersihan, yakni Fajar, Amris, dan Firman, menyampaikan klarifikasi pada Selasa (21/7/2026). Mereka menjelaskan bahwa puluhan personel telah disiagakan sejak malam untuk menjaga kebersihan area Tugu Adipura, baik selama acara berlangsung maupun setelah kegiatan selesai.

Fajar mengatakan seluruh petugas telah menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Menurutnya, sejak sebelum acara dimulai hingga nobar berakhir, personel tetap berada di lokasi untuk menangani sampah yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.
“Informasi yang menyebut Satgas Kebersihan tidak membersihkan lokasi kegiatan tidak benar. Kami telah melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujar Fajar.
Hal senada disampaikan Amris. Ia mengaku keberatan atas beredarnya informasi yang dinilai tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Menurutnya, seluruh personel bekerja maksimal agar kawasan Tugu Adipura kembali bersih setelah dipadati ribuan warga yang mengikuti nobar Final Piala Dunia.
“Seluruh petugas langsung bergerak setelah kegiatan selesai untuk memastikan kawasan Tugu Adipura kembali bersih dan nyaman,” kata Amris.
Sementara itu, Firman menjelaskan bahwa Satgas Kebersihan mengerahkan sebanyak 50 personel yang mulai bersiaga sejak pukul 23.00 WIB. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap meningkatnya volume sampah akibat tingginya jumlah pengunjung.
“Kami telah menurunkan 50 personel sejak pukul 23.00 WIB untuk memastikan area Tugu Adipura tetap bersih selama maupun setelah acara berlangsung,” jelas Firman.
Melalui klarifikasi ini, Satgas Kebersihan mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Mereka juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kebersihan fasilitas publik, terutama saat berlangsung kegiatan yang melibatkan banyak peserta.
Selain itu, masyarakat diharapkan turut menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan saat menghadiri kegiatan di ruang publik. (*)













