Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Indek News

PJ Bupati Marindo Dukung Pengembangan Budidaya Anggur di Pringsewu, Kabupaten Resmi Jadi Kota Anggur

badge-check


					PJ Bupati Marindo Dukung Pengembangan Budidaya Anggur di Pringsewu, Kabupaten Resmi Jadi Kota Anggur Perbesar

(TK), Pringsewu — Pj Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Ny.Maidawati Samsudin meninjau kebun anggur DPD Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI) Kabupaten Pringsewu di Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Kamis (21/11/2024).

Pada peninjauan itu, Pj Ketua TP-PKK Provinsi Lampung beserta rombongan disambut dan diterima oleh Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Agnesia Marindo beserta jajaran pemerintah daerah, PKK dan DPD ASPAI Kabupaten Pringsewu.

Pj Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Ny.Maidawati Samsudin mengatakan pihaknya merasa sangat senang dan mendukung keberadaan Kabupaten Pringsewu sebagai Kota Anggur di Provinsi Lampung.  Dikatakan, PKK provinsi Lampung mempunyai lahan di daerah Sabahbalau yang sebenarnya dahulu sudah ditanami anggur, tetapi tidak produktif.
“Saya berpikir untuk memulai lagi menanam anggur ini, tetapi saya tidak ingin itu atas nama perseorangan. Maka dari itu, ketika Pringsewu dicanangkan sebagai Kota Anggur, kemudian petaninya sudah tergabung ke dalam asosiasi, saya pikir akan lebih baik lagi kalau dapat berkolaborasi dengan PKK Propinsi Lampung, karena kita kerjasamanya atas nama lembaga tidak lagi person,” kata Maidawati.

Sementara itu, Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Agnesia Marindo mengatakan salah satu upaya pengembangan sektor pertanian yang saat ini tengah dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu adalah budidaya buah anggur.

“Berdasarkan data BPS, produksi anggur di Indonesia pada 2023 mencapai 13.405 ton. Namun, jumlah itu belum mencukupi kebutuhan masyarakat dan masih bergantung dengan anggur impor. Hal ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengisi kebutuhan tersebut,” katanya.

Dikatakan Agnesia, di Kabupaten Pringsewu lahan yang dapat dimanfaatkan untuk budidaya anggur mencapai 3.508 hektar, terdiri dari 1.547 hektar di Kecamatan Pagelaran Utara, 746 hektar di Kecamatan Pagelaran, 506 hektar di Kecamatan Gadingrejo, 442 hektar di Kecamatan Ambarawa, 100 hektar di Kecamatan Banyumas, 92 hektar di Kecamatan Pardasuka, 45 hektar di Kecamatan Pringsewu, 27 hektar di Kecamatan Sukoharjo, dan 3 hektar di Kecamatan Adiluwih.

“Ini menunjukkan bahwa prospek budidaya anggur terbuka lebar, baik untuk kebutuhan konsumsi, pasar, maupun agrowisata. Untuk itu saya berharap kunjungan ibu Ketua TP-PKK Provinsi Lampung

dapat memotivasi khususnya kaum perempuan terutama anggota ASPAI untuk mengembangkan budidaya anggur ini,” ujarnya.

Ketua DPD ASPAI Kabupaten Pringsewu Agung Hariatmoko mengatakan pihaknya mempunyai program pembinaan melalui pemberdayaan masyarakat. Selama ini, DPD ASPAI Pringsewu  telah melakukan pendampingan dan bimtek kepada 30 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Pesawaran, serta bekerja sama dengan desa atau pekon, untuk penggunaan anggaran Dana Desa melalui pemberdayaan masyarakat ataupun Ketahanan Pangan.

“Jadi kita ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah. Sehingga dengan memanfaatkan pekarangan rumah, kita bisa mendapatkan tambahan penghasilan yang akan dikelola baik oleh ibu-ibu atau bapak-bapak dan kelompok. Nanti kita atur supaya tidak terjadi panen raya karena anggur itu tidak mengenal musim. Oleh karena itu nanti untuk kelompok atau desa atau BUMDes, diharapkan bisa berkoordinasi dengan kita supaya apa terjadi panen terus-menerus dan tidak serentak,” ujarnya.

Terkait budidaya anggur di Kabupaten Pringsewu, pemerintah daerah setempat sangat mendukung sekaligus mendorong upaya tersebut. Terlebih Pringsewu juga telah ditetapkan sebagai Kota Anggur oleh Direktorat Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian RI beberapa waktu lalu.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan juga telah menyerahkan SK Penetapan Pringsewu sebagai kawasan anggur kepada Ketua DPD ASPAI Kabupaten Pringsewu Agung Hariatmoko, dengan harapan akan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk membudidayakan anggur melalui program yang dikembangkan DPD ASPAI setempat.

(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Lampung Periksa Nanda Indira 10 Jam, Dalami Aliran Dana dan Tas Mewah Rp800 Juta

11 Desember 2025 - 14:19 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Utang Kampanye, Bupati Ardito Wijaya Resmi Di tetapkan Jadi Tersangka

11 Desember 2025 - 11:05 WIB

Jadi Sarang Mafia Solar, SPBU 23.345.14 Bukit Kemuning Dikeluhkan Pengguna Jalan

11 Desember 2025 - 02:59 WIB

Dugaan Korupsi di Lampung Tengah: KPK Gerebek Kantor BMBK, Bupati Ardito Ikut Diamankan

10 Desember 2025 - 14:32 WIB

Walikota Bandar Lampung kabur, Saat MTM Sampaikan Aksi Demonstrasi

10 Desember 2025 - 04:17 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page