Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

“Anggota DPRD Sasa Chalim Dukung Pengadaan Mesin Dryer untuk Ketahanan Pangan di Lampung”

badge-check


					“Anggota DPRD Sasa Chalim Dukung Pengadaan Mesin Dryer untuk Ketahanan Pangan di Lampung” Perbesar

(TK)Pemprov— Pemerintah Provinsi Lampung mulai mendistribusikan 80 ton Pupuk Organik Cair (POC) ke 500 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di 15 kabupaten/kota.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hilirisasi pertanian sekaligus program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan, distribusi pupuk ini akan ditujukan kepada 190.851 petani di 15 kabupaten/kota dengan cakupan lahan seluas 175.788 hektare.

“Saat ini Microba Center Lampung sudah mampu memproduksi 80 ton POC untuk kebutuhan dua kali masa tanam. Produksi ini akan kita distribusikan ke 500 Gapoktan yang tersebar di seluruh Lampung,” kata Jihan.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari hilirisasi pertanian yang mulai difokuskan pembangunannya di dalam wilayah Lampung.

Wagub Jihan menyebut, selama ini proses hilirisasi terjadi di luar daerah, sehingga nilai tambah hasil pertanian belum sepenuhnya dinikmati oleh petani lokal.

“Selama ini hilirisasi pertanian masih terpusat di luar Lampung. Gubernur menginisiasi agar ke depan proses hilirisasi dapat dilakukan di provinsi sendiri. Target kita, petani tidak lagi menjual gabah, melainkan sudah dalam bentuk beras ketika panen,” pungkasnya.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPK Terima Laporan MTM, Dugaan Pelanggaran 34 Proyek PU Bandar Lampung    

3 Maret 2026 - 13:22 WIB

BUPATI PEKALONGAN TERCIDUK OTT KPK, LANGSUNG DIBAWA KE JAKARTA

3 Maret 2026 - 06:14 WIB

Dugaan Keracunan Menu MBG, Sejumlah Siswa SD di Tulang Bawang Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

24 Februari 2026 - 12:54 WIB

Jumat Berkah di Bulan Ramadhan: KBNI-News & PPWI Lampung Tebar Kepedulian untuk Sesama

20 Februari 2026 - 15:41 WIB

Sekretariat DPRD Provinsi Lampung Tingkatkan Kapasitas ASN dalam Pengadaan Barang/Jasa TA 2026

19 Februari 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page