Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

“Pemerintah Provinsi Lampung Alokasikan Rp10,9 Miliar untuk Pengadaan Mesin Dryer Gabah”

badge-check


					“Pemerintah Provinsi Lampung Alokasikan Rp10,9 Miliar untuk Pengadaan Mesin Dryer Gabah” Perbesar

(TK) Lampung—- Pemerintah Provinsi Lampung kembali alokasikan anggaran sebesar Rp10,9 miliar untuk pengadaan 24 unit mesin pengering gabah (dryer).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menyampaikan, mesin-mesin tersebut direncanakan akan didistribusikan ke seluruh kabupaten di Lampung.

“Ini adalah bentuk komitmen kami yang dulu dijanjikan saat masa kampanye, bahwa petani harus diberi dukungan nyata. Apalagi sektor pertanian menjadi tumpuan utama penghidupan masyarakat Lampung,” ujar Jihan saat meninjau lokasi produksi mesin dryer di Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (19/4).

Menurutnya, fluktuasi harga gabah yang kerap terjadi menjadi tantangan serius bagi petani, terutama saat musim panen tiba dan pasokan melimpah, yang sering kali membuat harga anjlok.

Untuk itu, penyediaan alat pascapanen seperti mesin dryer dianggap sebagai solusi strategis.

“Dengan adanya dryer ini, harapannya petani tidak lagi menjual gabah mentah, tapi sudah dalam bentuk beras. Ini akan meningkatkan pendapatan mereka karena nilai jualnya lebih tinggi,” jelasnya.

Jihan juga menekankan, pengadaan mesin dryer ini merupakan bagian dari langkah besar Lampung dalam membangun ekosistem pertanian pascapanen berbasis teknologi.

Informasi penting disajikan secara kronologis

Ia menyebutkan, Lampung menjadi provinsi pertama di Indonesia yang secara serius mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses pascapanen.

“Kami ingin membuktikan bahwa Lampung bukan hanya lumbung pangan, tapi juga provinsi yang modern dan adaptif terhadap teknologi pertanian. Ini baru permulaan, dan kami akan terus dorong program-program strategis lainnya untuk petani,” pungkasnya. (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kewenangan Sekolah Dipangkas, Kadisdik Tulang Bawang Diduga Kondisikan Revitalisasi APBN ke Empat Perusahaan

13 Januari 2026 - 18:54 WIB

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Lebih Rp1 Triliun

9 Januari 2026 - 07:06 WIB

Solar Bersubsidi Raib Setiap Hari di SPBU 24.341.08 Terbanggi Besar, Dugaan Mafia Pengecor Dibiarkan Bebas Beraksi

9 Januari 2026 - 05:17 WIB

Kwitansi Rp225 Ribu Distempel Sekolah, Kepala SMPN 44 Bandar Lampung Diam Saat Dimintai Klarifikasi

7 Januari 2026 - 05:27 WIB

Kerja Sama Media Diskominfo Bandar Lampung Disorot, IMF Nilai Janggal dan Berpotensi Langgar Prinsip Pengelolaan Anggaran

27 Desember 2025 - 05:44 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page