Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Indek News

“Lampung Akan Bentuk Kelas Migran di Seluruh SMA/SMK untuk Siapkan Pekerja Migran Profesional”

badge-check


					“Lampung Akan Bentuk Kelas Migran di Seluruh SMA/SMK untuk Siapkan Pekerja Migran Profesional” Perbesar

(TK)Lampung— Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, akan membentuk kelas migran di seluruh SMA/SMK di Lampung pada Kamis (15/5).

Karding menyampaikan hal tersebut usai melakukan pertemuan dengan Gubernur di Kantor Gubernur Lampung. Ia menjelaskan bahwa Lampung merupakan daerah penyumbang tenaga migran terbesar kelima di Indonesia, setelah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

“Ada beberapa kantung PMI di Lampung, seperti di Lampung Timur, Pringsewu, Lampung Tengah, dan Lampung Selatan. Ini adalah potensi untuk mengurangi jumlah pengangguran dan mendorong pembangunan PMI khusus Lampung,” ucapnya.

Oleh karena itu, Menteri Karding menekankan perlunya pembangunan ekosistem perlindungan PMI yang terintegrasi di Lampung. Salah satu langkahnya adalah pembentukan ‘Kelas Migran’ di seluruh SMK.

Program ini bertujuan untuk menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan dan kesiapan untuk bekerja di luar negeri secara profesional. “Kita akan memaksimalkan sekolah untuk mempersiapkan pemberangkatan pekerja migran dalam jumlah besar. Di Lampung ini, seluruh SMK akan dibuat Kelas Migran,” ujarnya.

Ke depan, Lampung ditargetkan mampu mengirim 20.000 hingga 30.000 pekerja migran profesional setiap tahun, tidak hanya untuk sektor domestik, tetapi juga sektor formal dan keahlian. “Ini akan sangat membantu dalam penguatan ekonomi keluarga, desa, dan daerah,” ungkapnya.

KemenP2MI bersama Pemprov Lampung akan segera membentuk gugus tugas untuk menyusun kurikulum dan implementasi Kelas Migran, serta membuka akses informasi dan pelatihan bagi calon pekerja migran.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menambahkan bahwa pihaknya akan berkolaborasi untuk menciptakan tata kelola PMI yang baik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan para pekerja migran dari Lampung terlindungi dan berdaya saing.

“Pak Menteri Abdul Kadir Karding telah mendukung PMI Lampung untuk menjadi lebih baik, terproyeksi, dan memberikan nilai tambah bagi kemajuan Provinsi Lampung,” pungkasnya.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MTM Lampung Ungkap Dugaan Pelanggaran Serius di Proyek RS UIN Raden Intan, APBD 2025 Terancam Rugi

14 Januari 2026 - 11:24 WIB

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Lebih Rp1 Triliun

9 Januari 2026 - 07:06 WIB

Solar Bersubsidi Raib Setiap Hari di SPBU 24.341.08 Terbanggi Besar, Dugaan Mafia Pengecor Dibiarkan Bebas Beraksi

9 Januari 2026 - 05:17 WIB

Kwitansi Rp225 Ribu Distempel Sekolah, Kepala SMPN 44 Bandar Lampung Diam Saat Dimintai Klarifikasi

7 Januari 2026 - 05:27 WIB

Kerja Sama Media Diskominfo Bandar Lampung Disorot, IMF Nilai Janggal dan Berpotensi Langgar Prinsip Pengelolaan Anggaran

27 Desember 2025 - 05:44 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page