(TK), Bandar Lampung — Winarti resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung untuk periode 2025–2030. Penetapan tersebut diumumkan dalam Konferensi Daerah (Konferda) VI PDI Perjuangan Lampung yang digelar di Bandar Lampung pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Keputusan itu disampaikan langsung oleh perwakilan DPP setelah seluruh rangkaian seleksi dan evaluasi kandidat dinyatakan selesai. Termasuk di dalamnya proses psikotes, penilaian rekam jejak, serta pembahasan dalam rapat pleno DPP PDI Perjuangan.

Dalam struktur kepengurusan yang baru, DPP juga menetapkan Palgunadi sebagai Sekretaris DPD dan Kostiana sebagai Bendahara untuk masa bakti lima tahun ke depan. Total terdapat 25 nama dalam susunan pengurus, dengan penekanan terhadap pemenuhan keterwakilan perempuan minimal 30 persen sesuai arahan partai.
Karier Politik Panjang
Winarti dikenal sebagai salah satu kader perempuan PDI Perjuangan yang memiliki rekam jejak panjang di Lampung. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Tulang Bawang periode 2017–2022, serta sebelumnya memimpin DPC PDI Perjuangan Tulang Bawang. Kariernya di partai telah dimulai sejak tingkat ranting hingga akhirnya dipercaya menjabat Ketua DPD.
Ajak Kader Tetap Solid
Dalam sambutan perdananya, Winarti menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan dan menegaskan komitmennya membangun soliditas internal partai di Lampung. Menurutnya, konsolidasi dan persatuan menjadi kunci menghadapi agenda-agenda politik ke depan.
“Saya mengajak seluruh kader di semua tingkatan untuk tetap solid, saling menguatkan, dan bersama-sama menjalankan garis perjuangan partai,” ujar Winarti.
Ia juga menegaskan akan memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi kader perempuan untuk berperan aktif dalam kepengurusan.
Harapan Menjelang Kontestasi Politik
Penetapan Winarti dinilai sejumlah pihak sebagai langkah konsolidasi penting bagi PDI Perjuangan Lampung menjelang agenda politik nasional. Figur Winarti yang dianggap mampu merangkul berbagai faksi internal diharapkan dapat membawa stabilitas sekaligus memperkuat mesin partai menghadapi kompetisi elektoral mendatang.
Dengan telah ditetapkannya susunan kepengurusan baru, DPD PDI Perjuangan Lampung kini bersiap menjalankan program kerja dan strategi organisasi menuju periode politik 2025–2030.
(*)










