(TK), BANDAR LAMPUNG — Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menegaskan pentingnya mengawal berbagai target pembangunan daerah agar pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat terus mengalami peningkatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Giri seusai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026), di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung.

Menurutnya, berbagai capaian pembangunan nasional yang disampaikan Presiden menjadi gambaran mengenai arah pembangunan ke depan. Di tingkat daerah, hal tersebut perlu diikuti dengan upaya konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.
Beberapa indikator yang menjadi fokus perhatian, kata Ahmad Giri, meliputi peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, perbaikan ketimpangan yang tercermin melalui Gini Ratio, serta peningkatan nilai tukar petani.
Ia menilai pembangunan, termasuk pengelolaan sumber daya alam, harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 Ayat 1, 2, dan 3 UUD 1945.
“Target kita tentu bagaimana pertumbuhan ekonomi terus meningkat, angka kemiskinan bisa kita tekan, ketimpangan atau Gini Ratio semakin baik, dan yang tidak kalah penting adalah meningkatkan nilai tukar petani. Karena pembangunan harus benar-benar memberikan manfaat dan kemakmuran bagi masyarakat,” ujar Ahmad Giri.
Untuk merealisasikan berbagai sasaran tersebut, Ahmad Giri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
“Ini tidak bisa dilakukan sendiri. Pemerintah, DPRD, dan seluruh stakeholder harus solid dan berkolaborasi. Dengan kerja sama yang baik, target-target pembangunan di Provinsi Lampung bisa kita kawal dan kita capai bersama,” katanya.
Sementara itu, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Lampung akan menggelar sejumlah kegiatan, termasuk upacara kemerdekaan pada 17 Agustus di Lapangan Korpri serta ziarah malam di makam pahlawan.
Ahmad Giri menyebut seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan akan digelar secara sederhana, tetapi tetap mengedepankan suasana khidmat. Momentum tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus mengisi kemerdekaan melalui pembangunan.
“Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lampung akan kita laksanakan secara sederhana, tetapi tetap penuh khidmat. Ini menjadi momentum untuk terus mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)













