Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Indek News

Debat Pilkada Bandarlampung: Reihana Tantang Eva Dwiana Soal Pelayanan KTP Elektronik

badge-check


					Debat Pilkada Bandarlampung: Reihana Tantang Eva Dwiana Soal Pelayanan KTP Elektronik Perbesar

(TK), Bandar Lampung— Dalam debat publik Pilkada Bandarlampung 2024 yang berlangsung di Ballroom Emersia, calon Wali Kota Nomor Urut 1, Reihana, menyoroti masalah dalam pelayanan KTP elektronik. Ia mempertanyakan mengapa, meskipun layanan KTP kini gratis, masih ada warga yang kesulitan untuk mendapatkannya. “Kita tahu di kompleks Kantor Pemkot Bandarlampung ada Mal Pelayanan Publik, namun layanan di sana tidak terintegrasi dengan kantor pencatatan sipil,” ungkap Reihana, menekankan perlunya perencanaan yang lebih baik dalam program pemkot untuk memudahkan masyarakat.

Reihana juga mengusulkan agar Pemkot memaksimalkan digitalisasi untuk mempercepat proses perekaman KTP dan layanan publik lainnya. Menanggapi hal ini, calon Wali Kota Nomor Urut 2, Eva Dwiana, yang juga merupakan petahana, menjelaskan bahwa keterlambatan dalam layanan perekaman KTP disebabkan oleh gangguan teknis. Ia mengklaim bahwa setelah menginformasikan masalah ini ke pusat, pelayanan kepada masyarakat segera diperbaiki.

Eva juga menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam proses perekaman, mengingat banyak warga pendatang di Bandarlampung. “Kalau ada keterlambatan, itu bukan karena kesengajaan,” ujarnya, sambil berjanji akan meningkatkan pelayanan KTP elektronik jika terpilih kembali.

Reihana merespons dengan menekankan pentingnya sosialisasi mengenai layanan elektronik kepada masyarakat. “Banyak masyarakat yang mungkin belum memahami layanan ini, sehingga mereka mengeluh. Kita perlu memberikan pendidikan agar mereka lebih cepat mengakses layanan tersebut,” tuturnya.

Pernyataan Reihana sejalan dengan hasil evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) pada tahun 2023, yang menunjukkan perlunya peningkatan dalam sistem pelayanan publik di daerah.

(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Lampung Periksa Nanda Indira 10 Jam, Dalami Aliran Dana dan Tas Mewah Rp800 Juta

11 Desember 2025 - 14:19 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Utang Kampanye, Bupati Ardito Wijaya Resmi Di tetapkan Jadi Tersangka

11 Desember 2025 - 11:05 WIB

Jadi Sarang Mafia Solar, SPBU 23.345.14 Bukit Kemuning Dikeluhkan Pengguna Jalan

11 Desember 2025 - 02:59 WIB

Dugaan Korupsi di Lampung Tengah: KPK Gerebek Kantor BMBK, Bupati Ardito Ikut Diamankan

10 Desember 2025 - 14:32 WIB

Walikota Bandar Lampung kabur, Saat MTM Sampaikan Aksi Demonstrasi

10 Desember 2025 - 04:17 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page