(TK),Lampung Utara—Dalam rangka pengendalian inflasi di Kabupaten Lampung Utara, khususnya terkait kenaikan harga minyak goreng, Pemerintah Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara serta BULOG setempat menggelar kegiatan operasi pasar murah minyak goreng merek Minyakita. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok akibat kenaikan harga global dan berbagai faktor lain yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Hendry, SH., MM., yang juga merangkap jabatan definitif sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, turun langsung ke lapangan melaksanakan kegiatan operasi pasar murah minyak goreng Minyakita di Pasar Sentral Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.

Pasar Sentral Kotabumi sendiri merupakan pasar tradisional yang menjadi pasar pantauan SP2KP oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Dalam Negeri. Pasar ini dipantau setiap hari terkait perkembangan harga bahan pokok masyarakat, yang kemudian dilaporkan dan diteruskan ke pemerintah provinsi hingga kementerian terkait.
Dari hasil pemantauan tersebut, ditemukan adanya kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bergerak cepat berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung menggelar operasi pasar murah minyak goreng Minyakita dengan harga Rp15.500 per liter, lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter.
Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Mei 2026 pada hari kerja di Pasar Sentral Kotabumi dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena harga kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar pada umumnya.
Pembukaan pasar murah tersebut dipantau langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung beserta jajaran pejabat Provinsi Lampung melalui zoom meeting. Sementara di Kabupaten Lampung Utara, kegiatan dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Utara, Farida, beserta rombongan, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Hendry, SH., MM., serta para stakeholder terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah. Hendry menyampaikan bahwa kenaikan harga global tidak terlepas dari situasi geopolitik internasional, termasuk meningkatnya ketegangan dan konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia, distribusi barang, hingga kebutuhan pokok di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Lampung Utara.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga kestabilan harga dan membantu masyarakat agar daya beli tetap terjaga di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil,” ujarnya.
Sementara itu, Tuti, salah seorang warga Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah yang diselenggarakan pemerintah daerah.
“Pasar murah ini sangat membantu warga miskin. Karena harga kebutuhan yang tadinya melonjak, Alhamdulillah sekarang kami bisa membeli dengan harga seperti biasanya,” ujar Tuti.
(*)










