(TK), Bandar Lampung__Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemprov Lampung mendukung swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian, pembangunan irigasi, modernisasi alat pertanian, serta peningkatan kesejahteraan petani. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi Pangan di Bandarlampung, Selasa (26/5/2026).

Menurut Mirza, Lampung memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan komoditas utama padi, jagung, dan singkong. Ia menyebut perbaikan harga gabah, distribusi pupuk, dan tata niaga mulai meningkatkan pendapatan petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Pemerintah pusat menargetkan luas panen padi Lampung mencapai 850 ribu hingga 1 juta hektare per tahun untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Staf Ahli Menteri Pertanian Tin Latifah menyebut Lampung masuk enam besar produksi padi nasional dengan produksi gabah meningkat dari 2,7 juta ton pada 2024 menjadi 3,2 juta ton pada 2025.
Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran Rp1,4 triliun pada 2026 untuk program irigasi, cetak sawah, benih unggul, alat mesin pertanian, pupuk subsidi, hingga hilirisasi pertanian.













