Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Indek News

“Tuntutan Rp 100 Miliar: Mantan Guru Serukan Pertanggungjawaban Kepala Dinas Pendidikan Bandar Lampung”

badge-check


					“Tuntutan Rp 100 Miliar: Mantan Guru Serukan Pertanggungjawaban Kepala Dinas Pendidikan Bandar Lampung” Perbesar

(TK), Bandar Lampung —Ratusan mantan guru di Kota Bandar Lampung menunjukkan keteguhan mereka pada Senin (9/9/2024) pagi, meskipun diguyur hujan. Mereka menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) di Jln Amir Hamzah, Gotong Royong, Bandar Lampung, dengan tuntutan utama: pengembalian hak tabungan yang tersimpan di Koperasi Betik Gawi, yang totalnya mencapai Rp 100 miliar.

Para pensiunan guru yang menggelar aksi ini menilai bahwa Disdikbud Kota Bandar Lampung, khususnya Kepala Dinas Pendidikan, memiliki tanggung jawab langsung dalam kasus hilangnya dana pensiun mereka. Berbagai banner dan spanduk dibentangkan dengan pesan yang menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban, seperti: “Kepala Dinas Pendidikan Bandar Lampung Harus Bertanggungjawab Atas Hilangnya Dana Pensiun Kami 100 Miliar” dan “Jaksa-Polisi Tolong Usut Dugaan Tipikor yang Libatkan Kepala Dinas Pendidikan.”

Aksi ini diorganisir oleh dua kelompok besar, dengan kelompok pertama dipimpin oleh koordinator Sovi dan kelompok kedua oleh Hj. Azimah, SPd, MPd. Hj. Azimah, sebagai salah satu koordinator, menegaskan, “Kami meminta kepada Walikota Bandar Lampung dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung untuk segera mengembalikan hak simpanan kami yang dipotong dari gaji setiap bulan dan bertanggung jawab atas hilangnya dana pensiun yang mencapai Rp 100 miliar.”

Kasus ini mencuat setelah adanya dugaan penggelapan dana pensiun di Koperasi Betik Gawi. Para pensiunan guru telah melaporkan kasus ini ke Polda Lampung, namun perkembangan kasus masih belum terlihat jelas. Hj. Azimah menjelaskan bahwa mereka telah mencoba berbagai jalur penyelesaian, termasuk musyawarah dengan pengurus Koperasi Betik Gawi, namun tidak membuahkan hasil.

Aksi demonstrasi ini mencerminkan keresahan mendalam para mantan pendidik terhadap pejabat terkait, terutama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, yang mereka anggap memiliki peran penting dalam pengelolaan dan pengawasan dana pensiun mereka. Tuntutan mereka jelas: pejabat terkait harus bertanggung jawab dan memastikan pengembalian dana yang telah hilang.

(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Petani Mengaku Sudah Lunas Tapi Sertifikat Belum Kembali, DPRD dan Kementerian BUMN Didorong Turun Tangan

16 Mei 2026 - 06:56 WIB

Polisi Tembak Mati Pelaku Penembak Bripka Arya di Teluk Hantu Pesawaran

15 Mei 2026 - 10:27 WIB

Kasus Dugaan Korupsi DD-ADD Desa Lokki Masuk Penyidikan, Julkipli Sosal: Jangan Ada Tersangka yang Dilindungi!

14 Mei 2026 - 13:15 WIB

Diduga Ada Permainan di Balik Mandeknya PP 47/2024, Direksi PTPN Regional 1 Diminta Diperiksa Presiden dan Menteri BUMN

11 Mei 2026 - 13:07 WIB

Dugaan Laporan Fiktif dalam Realisasi SP2D Rp5,2 Miliar Belanja Perjalanan Dinas SETDA SBB 2025, GPR-MALUKU Siap Kepung Kejati Maluku

10 Mei 2026 - 13:46 WIB

Trending di Indek News

You cannot copy content of this page