Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Hutang Membengkak, Tunggakan Siltap Belum Lunas: Aries Sandi Desak Langkah Konkret

badge-check


					Hutang Membengkak, Tunggakan Siltap Belum Lunas: Aries Sandi Desak Langkah Konkret Perbesar

(TK), Pesawaran — Bupati Pesawaran terpilih, Aries Sandi Darma Putra, dengan tegas meminta Bupati Dendi Ramadhona untuk segera menuntaskan sejumlah persoalan krusial sebelum masa jabatannya berakhir. Dua isu utama yang menjadi sorotan adalah tunggakan penghasilan tetap (siltap) aparatur desa dan utang besar Pemerintah Kabupaten Pesawaran kepada Bank BJB sebesar Rp80 miliar.

Aries Sandi menilai, keterlambatan pembayaran siltap telah berdampak serius pada kesejahteraan dan kinerja aparatur desa, yang merupakan garda terdepan dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan bahwa hak-hak aparatur desa harus menjadi prioritas untuk diselesaikan sebelum masa transisi pemerintahan berlangsung.

“Siltap aparatur desa sudah dianggarkan dan wajib dibayarkan. Saya mendesak Bupati Dendi Ramadhona untuk segera menyelesaikan persoalan ini sebelum masa jabatan berakhir,” ujar Aries Sandi, Kamis (5/12/2024).

Lebih lanjut, ia mengkritik keterlambatan pembayaran gaji aparatur desa tahun 2021. Dari 12 bulan anggaran yang dialokasikan, hanya 10 bulan yang dibayarkan. Hal ini meninggalkan tunggakan sekitar Rp11 miliar. Aries Sandi meminta penjelasan transparan terkait penggunaan anggaran dua bulan yang belum terbayarkan.

“Gaji aparatur desa tahun 2021 dianggarkan untuk 12 bulan, tapi hanya dibayar 10 bulan. Kemana anggaran dua bulan itu? Apa digunakan untuk hal lain? Saya minta penjelasan dan penyelesaian segera,” tegasnya.

Selain itu, Aries Sandi mengkritik utang Pemkab Pesawaran kepada Bank BJB sebesar Rp80 miliar dengan bunga mencapai 9,20 persen. Ia menilai, utang tersebut membebani keuangan daerah dan berpotensi menjadi masalah besar bagi pemerintahan selanjutnya.

“Hutang Rp80 miliar dengan bunga tinggi ini harus dilunasi pada 2024 sesuai target. Jangan sampai ini menjadi warisan masalah untuk pemerintahan mendatang,” pungkasnya.

Aries Sandi menegaskan bahwa transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan daerah sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Ia berharap Bupati Dendi Ramadhona segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan masalah ini sebelum masa jabatan berakhir.

(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kewenangan Sekolah Dipangkas, Kadisdik Tulang Bawang Diduga Kondisikan Revitalisasi APBN ke Empat Perusahaan

13 Januari 2026 - 18:54 WIB

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Lebih Rp1 Triliun

9 Januari 2026 - 07:06 WIB

Solar Bersubsidi Raib Setiap Hari di SPBU 24.341.08 Terbanggi Besar, Dugaan Mafia Pengecor Dibiarkan Bebas Beraksi

9 Januari 2026 - 05:17 WIB

Kwitansi Rp225 Ribu Distempel Sekolah, Kepala SMPN 44 Bandar Lampung Diam Saat Dimintai Klarifikasi

7 Januari 2026 - 05:27 WIB

Kerja Sama Media Diskominfo Bandar Lampung Disorot, IMF Nilai Janggal dan Berpotensi Langgar Prinsip Pengelolaan Anggaran

27 Desember 2025 - 05:44 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page