Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

“Dinas Kesehatan Bandar Lampung Siapkan Layanan PrEP untuk Pencegahan HIV, Namun Pemanfaatan Masih Rendah”

badge-check


					“Dinas Kesehatan Bandar Lampung Siapkan Layanan PrEP untuk Pencegahan HIV, Namun Pemanfaatan Masih Rendah” Perbesar

(TK) Pemprov— Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan menyiapkan layanan Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) di 31 puskesmas sebagai langkah pencegahan penularan HIV bagi kelompok berisiko.

Meski layanan ini telah tersedia sejak April 2024, pemanfaatannya masih jauh dari target yang ditetapkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Liskha mengatakan, program PrEP telah dijalankan hampir satu tahun namun masih belum mendapatkan respons optimal dari masyarakat.

“Target kami pada tahun 2024 adalah 669 orang. Namun hingga akhir tahun, baru 102 orang yang ditawarkan PrEP dan semuanya memulai konsumsi. Artinya baru sekitar 15 persen dari target,” kata Liskha saat diwawancarai, pada Rabu (23/4).

Ia menambahkan, rendahnya pemanfaatan ini disebabkan oleh minimnya pemahaman masyarakat terkait manfaat PrEP yang sebenarnya digunakan sebagai upaya pencegahan, bukan pengobatan.

“Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa karena mereka tidak sakit, maka tidak perlu minum obat. Padahal PrEP ini untuk mencegah penularan HIV bagi individu yang memiliki risiko, seperti memiliki pasangan dengan HIV atau bekerja di sektor yang rawan penularan,” ujarnya.

Liskha menyebutkan, akses terhadap layanan PrEP di Bandar Lampung saat ini sangat mudah.

Semua puskesmas telah memiliki kapasitas memberikan layanan, dan obat tersedia secara gratis.

“Secara logistik kami siap. Kendalanya ada pada persepsi masyarakat. PrEP dianggap sebagai obat untuk orang sakit, padahal tujuannya adalah mencegah infeksi sejak awal,” jelasnya.

Layanan PrEP, menurut Liskha, ditujukan untuk populasi berisiko seperti pasangan dari orang dengan HIV (ODHIV), pekerja seks, serta anak-anak dari orang tua yang mengidap HIV.

Obat ini dikonsumsi satu kali sehari dan harus rutin agar efektif dalam mencegah infeksi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, kunjungan rutin pengguna PrEP juga masih rendah. Hanya 18 orang tercatat melakukan kunjungan lanjutan di bulan pertama.

Di bulan ketiga, kedelapan, dan kedua belas tidak ada kunjungan tercatat, dan hanya satu orang yang melakukan kunjungan di bulan kesembilan.

“Program ini sebenarnya dimulai sejak akhir 2023, dan resmi dijalankan di seluruh puskesmas pada April 2024. Namun kami masih membutuhkan upaya sosialisasi yang lebih intens agar masyarakat tahu dan mau menjalani program ini,” kata Liskha.

Ia juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam pencegahan HIV dan mengimbau kelompok berisiko untuk memanfaatkan layanan PrEP yang sudah tersedia.

“Kami terus berupaya melakukan promosi kesehatan, baik melalui media maupun pendekatan langsung kepada masyarakat. Kami imbau kelompok yang termasuk berisiko untuk datang ke puskesmas terdekat dan memanfaatkan layanan ini secara rutin,” pungkasnya. (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KETUA DPRD SBB ANDREAS HENGKY KOLLY AKUI DOKUMEN NEGARA RATUSAN MILIAR SULIT DITEMUKAN,ADA APA SEBENARNYA DENGAN PENGELOLAAN APBD?

17 Mei 2026 - 15:08 WIB

RAHKAM Bongkar Data BPK: Ratusan Miliar Rekomendasi Audit Mangkrak di SBB, DPRD pura-pura buta dan tuli. 

17 Mei 2026 - 13:41 WIB

Petani Mengaku Sudah Lunas Tapi Sertifikat Belum Kembali, DPRD dan Kementerian BUMN Didorong Turun Tangan

16 Mei 2026 - 06:56 WIB

Di Bawah Komando Hendry, Disperindag Lampung Utara Hadir Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

14 Mei 2026 - 16:26 WIB

Kasus Dugaan Korupsi DD-ADD Desa Lokki Masuk Penyidikan, Julkipli Sosal: Jangan Ada Tersangka yang Dilindungi!

14 Mei 2026 - 13:15 WIB

Trending di Nasional

You cannot copy content of this page