Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Jadi Sarang Mafia Solar, SPBU 23.345.14 Bukit Kemuning Dikeluhkan Pengguna Jalan

badge-check


					Jadi Sarang Mafia Solar, SPBU 23.345.14 Bukit Kemuning Dikeluhkan Pengguna Jalan Perbesar

(TK),Lampung Utara — Dugaan praktik pengecoran solar dalam jumlah besar kembali mencuat di SPBU 23.345.14 yang berada di kawasan Bukit Kemuning, Lampung Utara. Seorang pengguna jalan mengaku menyaksikan langsung aktivitas yang diduga dilakukan oleh mafia solar di SPBU tersebut pada Rabu, 10 Desember 2025.

Saksi mata yang saat itu hendak mengisi solar untuk kendaraannya melihat antrean panjang kendaraan besar seperti truk fuso, serta mobil-mobil yang diduga sudah dimodifikasi tangkinya, di antaranya Isuzu Panther hingga truk biru yang disebut terlibat dalam pengisian solar berulang.

“Antreannya panjang sekali. Ternyata banyak kendaraan yang diduga mengecor solar. Saya lihat beberapa mobil modifikasi tangki dilayani tanpa hambatan,” ungkap saksi tersebut.

Ia menambahkan, seorang operator SPBU yang bertugas—yang terlihat merupakan seorang perempuan—melayani pengisian solar tanpa menunjukkan adanya penolakan atau pengecekan khusus.

“Operatornya tampak santai sekali. Seolah-olah ini bukan pelanggaran. Sementara masyarakat umum sering kehabisan solar,” lanjutnya.

Saat berusaha mencari pengawas SPBU untuk meminta klarifikasi, saksi mengaku tidak menemukan satu pun pengawas yang dapat dimintai keterangan di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen SPBU 23.345.14 belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan aktivitas pengecoran tersebut.

Masyarakat mendesak Pertamina dan aparat penegak hukum untuk turun tangan menertibkan praktik serupa. Selain merugikan negara, praktik pengecoran solar diduga menjadi salah satu penyebab kelangkaan solar di sejumlah SPBU, termasuk bagi pengemudi kendaraan pribadi dan sopir angkutan umum.

Publik menunggu langkah tegas dari pihak terkait guna memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

(RED)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Petani Mengaku Sudah Lunas Tapi Sertifikat Belum Kembali, DPRD dan Kementerian BUMN Didorong Turun Tangan

16 Mei 2026 - 06:56 WIB

Polisi Tembak Mati Pelaku Penembak Bripka Arya di Teluk Hantu Pesawaran

15 Mei 2026 - 10:27 WIB

Di Bawah Komando Hendry, Disperindag Lampung Utara Hadir Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

14 Mei 2026 - 16:26 WIB

Diduga Palsukan AD-ART Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma Dikabarkan Dipanggil Polda Lampung

13 Mei 2026 - 17:03 WIB

Diduga Ada Permainan di Balik Mandeknya PP 47/2024, Direksi PTPN Regional 1 Diminta Diperiksa Presiden dan Menteri BUMN

11 Mei 2026 - 13:07 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page