Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Dugaan Pengondisian Revitalisasi Sekolah Mengarah ke Kadisdik Tulang Bawang, Pola Terpusat Dinilai Tak Mungkin Tanpa Kendali Pimpinan

badge-check


					Dugaan Pengondisian Revitalisasi Sekolah Mengarah ke Kadisdik Tulang Bawang, Pola Terpusat Dinilai Tak Mungkin Tanpa Kendali Pimpinan Perbesar

(TK), TULANGBAWANG — Dugaan pengondisian pekerjaan Program Revitalisasi Sekolah PAUD, SD, dan SMP Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Tulang Bawang kian mengarah pada peran sentral Kepala Dinas Pendidikan. Pola pekerjaan yang terpusat, melibatkan puluhan sekolah dan sejumlah item strategis bernilai besar, dinilai tidak mungkin berjalan tanpa arahan dan kendali dari pimpinan dinas .

Program yang bersumber dari APBN tersebut sejatinya mengedepankan prinsip swakelola dan otonomi sekolah. Namun, fakta lapangan justru menunjukkan indikasi sebaliknya. Berdasarkan data dan keterangan yang dihimpun redaksi, kewenangan kepala sekolah dan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) diduga dikesampingkan, sementara pekerjaan penting diarahkan kepada perusahaan penyedia tertentu secara seragam.

Indikasi tersebut memunculkan dugaan kuat adanya pengaturan sistematis yang berjalan lintas sekolah, lintas lokasi, dan lintas item pekerjaan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius: siapa yang mengatur, dan atas dasar kepentingan apa?

Sejumlah keterangan dari lapangan menguatkan dugaan bahwa pengondisian tidak bersifat sporadis, melainkan terencana. Kepala sekolah penerima bantuan mengaku sebagian pekerjaan yang seharusnya menjadi kewenangan sekolah justru ditarik ke luar dengan alasan “satu paket”. Bahkan, tenaga pemasangan di lapangan menyebut bahwa pekerjaan tersebut berjalan dengan jaminan “aman” karena adanya hubungan langsung antara perusahaan dan pimpinan dinas.

Jika dugaan tersebut benar, maka praktik ini bukan sekadar pelanggaran teknis, melainkan pengkhianatan terhadap prinsip pengelolaan anggaran negara di sektor pendidikan. Program yang seharusnya memperkuat peran sekolah dan memberdayakan masyarakat justru diduga dijadikan ruang pengondisian yang menguntungkan segelintir pihak.

Media ini telah melakukan upaya konfirmasi secara berulang kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, Ami Balaw, serta sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan. Namun hingga berita lanjutan ini disusun, tidak ada penjelasan, bantahan, ataupun klarifikasi yang diberikan atas dugaan serius tersebut.

Kamis ,(15/01/26)

Dalam konteks pejabat publik, ketiadaan klarifikasi atas dugaan pengaturan anggaran negara tidak dapat dianggap sebagai persoalan sepele .Justru, sikap tersebut semakin memperbesar kecurigaan publik bahwa praktik pengondisian yang dimaksud bukan kesalahan teknis di tingkat bawah, melainkan diduga berkaitan langsung dengan kebijakan dan arah pimpinan dinas.

Media ini menegaskan bahwa dugaan permainan anggaran pendidikan tidak boleh dibiarkan berlalu tanpa kejelasan. Anggaran negara bukan alat untuk memperkaya diri atau kelompok tertentu dengan cara mempermainkan kewenangan. Seluruh temuan, data, dan keterangan yang dihimpun akan menjadi bagian dari kontrol publik dan siap disampaikan kepada aparat pengawas internal maupun pihak berwenang untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang serta seluruh pihak terkait .Kamis(15/01/26)

(REDAKSI)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Hadiri Acara Penyerahan Juara Lomba “Cawo Bubalah Lampung”

23 Mei 2026 - 14:48 WIB

KETUA DPRD SBB ANDREAS HENGKY KOLLY AKUI DOKUMEN NEGARA RATUSAN MILIAR SULIT DITEMUKAN,ADA APA SEBENARNYA DENGAN PENGELOLAAN APBD?

17 Mei 2026 - 15:08 WIB

RAHKAM Bongkar Data BPK: Ratusan Miliar Rekomendasi Audit Mangkrak di SBB, DPRD pura-pura buta dan tuli. 

17 Mei 2026 - 13:41 WIB

Petani Mengaku Sudah Lunas Tapi Sertifikat Belum Kembali, DPRD dan Kementerian BUMN Didorong Turun Tangan

16 Mei 2026 - 06:56 WIB

Polisi Tembak Mati Pelaku Penembak Bripka Arya di Teluk Hantu Pesawaran

15 Mei 2026 - 10:27 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page