Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Bandar Lampung

Akademisi Unila Soroti Banjir di Bandar Lampung, Tekankan Pentingnya Sinergi Pengelolaan Lingkungan dan Sungai

badge-check


					Akademisi Unila Soroti Banjir di Bandar Lampung, Tekankan Pentingnya Sinergi Pengelolaan Lingkungan dan Sungai Perbesar

(TK),BANDAR LAMPUNG—Akademisi Universitas Lampung, Dedy Hermawan, menyoroti banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung setelah hujan deras mengguyur beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, banjir tidak hanya dipengaruhi oleh tingginya curah hujan, tetapi juga berkaitan dengan berbagai faktor lain seperti kondisi lingkungan, perilaku masyarakat, serta tata kelola wilayah yang memerlukan perhatian bersama.

“Banjir di berbagai daerah, termasuk di Kota Bandar Lampung, merupakan bukti nyata bahwa persoalan lingkungan perlu terus menjadi perhatian dalam kebijakan publik,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa meluapnya sungai-sungai besar yang melintasi wilayah kota dapat menjadi salah satu faktor yang memicu banjir, sehingga pengelolaan sungai oleh balai wilayah sungai dinilai penting untuk terus diperkuat.

“Ketika terjadi hujan deras, debit air dari hulu meningkat sangat cepat. Jika kapasitas sungai tidak optimal akibat sedimentasi atau penyempitan alur, maka potensi luapan air menjadi sangat besar. Di sinilah pentingnya peran balai untuk memastikan pengelolaan sungai besar berjalan maksimal,” jelasnya.

Dedi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan banjir secara menyeluruh.

“Semua kondisi yang menjadi kontributor bencana banjir harus dikoreksi. Periksa regulasi, anggaran, tata kota, dan perizinan, lalu susun agenda besar untuk gerakan penyelamatan lingkungan,” katanya.

Ia berharap berbagai upaya penanganan yang dilakukan secara bersama dapat meminimalkan risiko banjir di masa mendatang.

“Apabila tidak dibenahi secara totalitas, yakinlah pada musim hujan berikutnya, bahkan pada tahun 2027, bukan tidak mungkin Kota Bandar Lampung dan daerah-daerah rawan banjir lainnya akan semakin ‘tenggelam’ akibat banjir,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Shakira Alkhaira Dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia Lampung 2026, Siap Bawa Nama Lampung ke Kancah Nasional

22 Mei 2026 - 13:18 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras kepada Puluhan Ribu KPM di Kota Bandar Lampung

21 Mei 2026 - 10:47 WIB

Tahanan Kasus Pencabulan Dilaporkan Kabur dari PN Kota Agung Saat Magrib, Pengamanan Jadi Sorotan

19 Mei 2026 - 13:45 WIB

Petani Mengaku Sudah Lunas Tapi Sertifikat Belum Kembali, DPRD dan Kementerian BUMN Didorong Turun Tangan

16 Mei 2026 - 06:56 WIB

Polisi Tembak Mati Pelaku Penembak Bripka Arya di Teluk Hantu Pesawaran

15 Mei 2026 - 10:27 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page