Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Duit Miliaran Rupiah Amblas: Dinas PU Bandar Lampung Diduga Gelapkan Dana!

badge-check


					Duit Miliaran Rupiah Amblas: Dinas PU Bandar Lampung Diduga Gelapkan Dana! Perbesar

(TK), Bandar Lampung —Dalam sebuah temuan yang mengejutkan dan mengerikan. Hasil pemeriksaan mendalam menunjukkan adanya penyimpangan besar dalam pengelolaan belanja jasa konsultansi konstruksi, dengan biaya langsung personel yang tak sesuai kontrak mencapai Rp655.813.203,32. Lebih buruk lagi, tenaga ahli yang terlibat bahkan tidak memiliki sertifikat kompetensi yang seharusnya!

 

Pemerintah Kota Bandar Lampung mengalokasikan dana besar untuk belanja infrastruktur, namun kenyataannya, ada pelanggaran mencolok dalam pelaksanaan pekerjaan oleh tenaga ahli. Ada yang tidak melaksanakan pekerjaan sesuai waktu kontrak, memiliki kualifikasi yang jauh dari yang tertera dalam kontrak, dan bahkan menjalankan beberapa penugasan sekaligus.

 

Temuan paling mencengangkan adalah ketidaksesuaian biaya personel sebesar Rp655.813.203,32, yang terdiri dari Rp315.640.203,33 dan Rp340.172.999,99. Angka-angka ini menimbulkan kecurigaan mendalam akan adanya praktik korupsi yang merugikan keuangan daerah dan mencederai kepercayaan publik.

 

Warga Bandar Lampung tak bisa diam! Mereka marah dan kecewa, menuntut tindakan tegas dari pihak berwenang. Mereka menginginkan agar kasus ini diusut tuntas dan pelakunya dihukum seberat-beratnya. Aktivis anti-korupsi dan organisasi masyarakat sipil pun angkat suara, menuntut transparansi penuh dari pihak berwenang dan agar hasil audit diumumkan kepada publik. “Ini adalah momen penting untuk menunjukkan bahwa hukum masih tegak dan tidak pandang bulu,” ujar salah satu aktivis dengan penuh semangat.

 

Kasus ini bukan hanya soal angka dan kontrak yang dilanggar. Ini adalah soal kepercayaan dan integritas pemerintah. Pengelolaan anggaran publik yang jujur dan transparan sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan perhatian publik yang besar, harapan akan keadilan dan perubahan positif kini berada di tangan penegak hukum dan pemimpin daerah. Masyarakat Bandar Lampung menantikan langkah nyata dari pemerintah untuk memperbaiki citra dan mengembalikan kepercayaan publik yang telah tercoreng oleh skandal ini.

 

Skandal ini adalah ujian besar bagi integritas pemerintah Kota Bandar Lampung. Apakah mereka akan berdiri tegak untuk menghadapi tantangan ini atau hanya memberikan janji kosong? Warga menuntut tindakan konkret dan perubahan nyata. Kini, seluruh mata tertuju pada pemerintah dan penegak hukum untuk memastikan bahwa keadilan ditegakkan dan masa depan Kota Bandar Lampung dibangun dengan dasar yang bersih dan berintegritas ,Senin ( 5/8/24)

(RED)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPK Terima Laporan MTM, Dugaan Pelanggaran 34 Proyek PU Bandar Lampung    

3 Maret 2026 - 13:22 WIB

BUPATI PEKALONGAN TERCIDUK OTT KPK, LANGSUNG DIBAWA KE JAKARTA

3 Maret 2026 - 06:14 WIB

Dugaan Keracunan Menu MBG, Sejumlah Siswa SD di Tulang Bawang Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

24 Februari 2026 - 12:54 WIB

Jumat Berkah di Bulan Ramadhan: KBNI-News & PPWI Lampung Tebar Kepedulian untuk Sesama

20 Februari 2026 - 15:41 WIB

Sekretariat DPRD Provinsi Lampung Tingkatkan Kapasitas ASN dalam Pengadaan Barang/Jasa TA 2026

19 Februari 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page