(TK), PRINGSEWU – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi perundungan terhadap seorang pelajar viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Peristiwa yang diduga melibatkan siswa SMP Negeri 1 Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, itu beredar luas pada Sabtu (30/5/2026).
Dalam rekaman tersebut, seorang siswa tampak menjadi korban kekerasan fisik berupa pukulan dan tendangan yang diduga dilakukan oleh rekan sesama pelajar. Korban terlihat tidak mampu melawan saat aksi berlangsung.

Ironisnya, kejadian itu disaksikan oleh sejumlah siswa lain tanpa terlihat adanya upaya untuk menghentikan atau melerai. Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu kecaman dari masyarakat.
Banyak pihak menilai kasus ini menunjukkan pentingnya penguatan pengawasan dan pembinaan karakter di lingkungan sekolah. Jika terbukti melibatkan siswa SMPN 1 Ambarawa, peristiwa tersebut dinilai tidak dapat dianggap sebagai kenakalan remaja biasa karena berpotensi menimbulkan dampak psikologis bagi korban.
Masyarakat mendesak pihak sekolah segera memberikan klarifikasi, mengusut pihak-pihak yang terlibat, dan mengambil tindakan sesuai aturan. Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu diharapkan melakukan evaluasi terhadap upaya pencegahan perundungan di sekolah.
Aparat kepolisian juga diminta menyelidiki kasus tersebut guna mengungkap kronologi kejadian, mengidentifikasi pelaku, serta memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang diperlukan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun aparat terkait detail kejadian yang terekam dalam video tersebut. Proses penelusuran masih berlangsung, sementara masyarakat menantikan langkah tegas dan transparan dari pihak berwenang.
(*).













