Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Kadisdikbud Bandar Lampung Bungkam! Diduga Dikawal ‘Wartawan Karpet Merah !!

badge-check


					Kadisdikbud Bandar Lampung Bungkam! Diduga Dikawal ‘Wartawan Karpet Merah !! Perbesar

(TK),BANDARLAMPUNG— Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Bandar Lampung memenuhi panggilan Komisi IV DPRD setempat, Jumat, 28 Februari 2025. Hanya saja, Eka Afriana melempar sikap kurang kooperatif kepada sejumlah awak media yang hendak mengkonfirmasi dirinya usai Hearing.

Eka yang ditanya oleh jurnalis tidak mengeluarkan satu patah kata pun pasca keluar dari ruang Komisi IV. Terpantau, Kepala Disdikbud Bandar Lampung itu buru-buru masuk ke dalam mobil yang ia tumpangi untuk datang ke kantor DPRD.

Yang cukup mengherankan, terdapat sejumlah oknum wartawan yang terkesan ‘memberi karpet merah’ untuk Eka yang bagaikan ‘ratu’ melenggang menjauhi jurnalis yang hendak memberi informasi aktual kepada masyarakat luas.

Usut punya usut, sejumlah oknum wartawan yang diduga sengaja memberi perlakuan istimewa kepada Eka tersebut tergabung dalam organisasi Taring. Di tempat yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah menyangkan tindakan yang dilakukan Kadisdikbud juga para oknum wartawan yang dinilainya condong berpihak tersebut.

“Sangat disayangkan mengapa hal ini harus terjadi. Apalagi ini Kepala Dinas yang dikawal oleh para oknum organisasi wartawan. Sungguh dipertanyakan integritasnya,” kata Asroni yang juga mengecam sikap kurang elok Eka tersebut.

Tak ayal, Asroni menyarankan Eka untuk merubah tabiatnya tersebut karena dapat mempengaruhi netralitas sebagai pelayan masyarakat. Di sisi lain, terkait hasil dari hearing yang dilakukan pihaknya hari ini, Asroni menyebut hal ini adalah teguran keras bagi Kepala Dinas dan Kepala Sekolah untuk tidak melakukan hal yang sama.

Sebab, dengan jelas kegiatan tersebut menurutnya telah dilarang, baik oleh Kementerian Pendidikan Dasar maupun Gubernur Lampung.

“Pertama kami meminta kejelasan oleh ibu Kadis mengenai informasi yang tersebar di masyarakat mengenai Studi biru. Bahwa pelaksanaannya telah direncanakan sejak 2024, untuk jalan-jalan dan melihat sekolah percontohan,”(***).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim Gabungan Kepolisian Sosialisasi Pencegahan Karhutla Door to Door di Kayong Utara

29 Agustus 2026 - 08:59 WIB

PENUNDAAN TRANSAKSI REKENING AKTIVIS PATI: JANGAN MEMBALIK LOGIKA HUKUM DAN JANGAN GUNAKAN INSTRUMEN TPPU UNTUK MEMBATASI HAK KONSTITUSIONAL WARG

27 Agustus 2026 - 01:37 WIB

Ny. Tuti Irwan Pimpin Anjangsana Bhayangkari Ranting Purbolinggo, Berikan Dukungan untuk Ananda Arslya Putri

26 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Pengacara Terlalu Cepat Melapor, Ketua Gepak Lampung: Jangan Sok Menggurui!

26 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Temuan BPK Rp584,9 Juta, Tiga Pejabat Bawaslu Lampung Bungkam

24 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Trending di Lampung