Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Indek News

Ratusan Pengemudi Ojol di Kendari Tuntut Pertamina Atas Kerusakan Kendaraan Akibat Pertalite Berkurang Kualitas

badge-check


					Ratusan Pengemudi Ojol di Kendari Tuntut Pertamina Atas Kerusakan Kendaraan Akibat Pertalite Berkurang Kualitas Perbesar

(TK),SULAWESI TENGGARA— Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengajukan tuntutan kepada Pertamina untuk bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan yang diduga disebabkan oleh bahan bakar Pertalite. Mereka menyampaikan keluhan ini dengan mendatangi Polresta Kendari pada Selasa malam, 4 Maret 2025.

Para pengemudi mengeluhkan kendaraan mereka yang mogok setelah mengisi bahan bakar jenis Pertalite di sejumlah SPBU di wilayah tersebut. Mereka mencurigai bahwa bahan bakar yang dijual telah tercampur atau dioplos dengan bahan lain. Aksi protes ini pun menjadi viral di media sosial.

Salah satu pengemudi, Sabarudin, menjelaskan bahwa banyak rekan-rekannya mengalami masalah serupa, dengan kerusakan pada sepeda motor yang diduga disebabkan oleh kualitas bahan bakar. Ia menyatakan, “Masalahnya, semua SPBU di Kendari itu bermasalah, terindikasi kemungkinan Pertalite dioplos.” Menurut Sabarudin, sekitar 100 motor mengalami kerusakan yang murni disebabkan oleh bahan bakar tersebut.

“Kurang lebih 100 motor yang mengalami kerusakan murni dari bahan bakar, yaitu Pertalite,” ujarnya. Sabarudin berharap pihak kepolisian segera menyelidiki dan memeriksa kondisi bahan bakar di SPBU-SPBU di Kendari. Ia mencurigai bahwa masalah ini berasal dari depot pengisian bahan bakar, karena hampir semua SPBU yang baru mengisi mengalami masalah yang sama.

“Kami berharap pihak kepolisian bisa memeriksa SPBU-SPBU di Kendari. Saya duga masalahnya datang langsung dari depot, karena hampir semua SPBU di Kota Kendari yang habis mengisi memiliki kendala yang sama,” ungkapnya. Ia menegaskan pentingnya pemeriksaan langsung ke depot untuk memastikan penyebab masalah tersebut.

Selain itu, para pengemudi ojol juga berharap pihak kepolisian dapat segera menyelesaikan masalah ini agar tidak merugikan banyak orang. Mereka meminta Pertamina untuk bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan yang dialami. “Kami berharap masalah ini cepat diselesaikan, apalagi ini bulan puasa. Kami hanya ingin satu hal: supaya masalah ini selesai dengan cepat. Kami juga meminta agar Pertamina dapat bertanggung jawab atas kendaraan-kendaraan yang rusak,” pungkas Sabarudin.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Armin, seorang pengemudi ojol lainnya, yang turut merasakan dampak dari masalah ini. (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Belum Genap 4 Bulan, Embung Miliaran di Kemiling Sudah Rusak — Ada Apa di Balik Serah Terima?

21 April 2026 - 13:33 WIB

AROMA PUNGLI DI BALIK SEDEKAH SEKOLAH: DINAS PENDIDIKAN MESUJI TAK JELAS DASAR HUKUM, TANGGUNG JAWAB DILEMPAR KE KESRA

15 April 2026 - 06:17 WIB

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana Salurkan Insentif kepada Kader Posyandu dan Kesehatan di Gedung Siger Mandala Alam

8 April 2026 - 03:33 WIB

Bos Rokok HS Mangkir, KPK Beri Peringatan Tegas

3 April 2026 - 08:49 WIB

Kejagung Sebut Kemendikbud Tidak Transparan dalam Pengadaan Chromebook

3 April 2026 - 04:16 WIB

Trending di Jakarta