Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Dua Guru Besar Itera Sampaikan Gagasan Kebencanaan dan Transportasi Berkelanjutan

badge-check


					Dua Guru Besar Itera Sampaikan Gagasan Kebencanaan dan Transportasi Berkelanjutan Perbesar

(TK)Itera— Dua guru besar Institut Teknologi Sumatera (Itera) menyampaikan gagasan terkait kebencanaan dan transportasi berkelanjutan dalam acara pengukuhan guru besar yang digelar di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) 2 Itera, Sabtu (3/5).

Prof. Harkunti Pertiwi Rahayu menyoroti pentingnya integrasi prinsip Pengurangan Risiko Bencana (PRB) guna meminimalkan kerentanan dalam perencanaan tata ruang dan pembangunan, terutama di tengah meningkatnya intensitas bencana.

“Penguatan sistem peringatan dini yang inklusif bagi penyandang disabilitas, konvergensi PRB dengan Adaptasi Perubahan Iklim (API) sebagai pendekatan holistik berbasis bukti (evidence-based), serta pergeseran dari pendekatan berbasis hazard ke pendekatan berbasis proyek adalah hal yang sangat penting,” ujar Prof. Harkunti.

Sementara itu, Prof. Ibnu Syabri menekankan perlunya pembangunan sistem transportasi yang efisien dan hemat lahan dengan pendekatan analisis data serta pemodelan spatial flow dependence.

“Masalah logistik dan kemacetan tidak hanya berkaitan dengan volume, tetapi juga dengan struktur spasial aliran barang. Tanpa adanya konsolidasi dan koordinasi spasial, sistem transportasi akan terus menghasilkan inefisiensi dan beban lingkungan,” jelasnya.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut memberikan apresiasi terhadap ide-ide yang disampaikan dalam pengukuhan tersebut.

“Salah satu tokoh penting di balik kemajuan BMKG adalah Prof. Harkunti,” katanya.

Menutup acara, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan harapannya terhadap kontribusi kedua guru besar Itera.

“Kehadiran dua guru besar ini merupakan langkah nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan bencana seperti gempa bumi,” pungkasnya. (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terungkap! Dugaan Guru Tak Mengajar Tapi Tetap Terima Gaji di SMAN 11 Bandar Lampung, Bungkam Saat Dikonfirmasi

15 April 2026 - 11:52 WIB

AROMA PUNGLI DI BALIK SEDEKAH SEKOLAH: DINAS PENDIDIKAN MESUJI TAK JELAS DASAR HUKUM, TANGGUNG JAWAB DILEMPAR KE KESRA

15 April 2026 - 06:17 WIB

Pemilik Diva Karaoke Klarifikasi Soal Perizinan, Minta Media dan Pemda Bersikap Bijak

14 April 2026 - 02:41 WIB

Kapolsek Purbolinggo AKP H. Irwan Susanto Dukung Penuh Program Pembangunan Jalan SMI Lampung Timur 2026

13 April 2026 - 11:35 WIB

Bos Rokok HS Mangkir, KPK Beri Peringatan Tegas

3 April 2026 - 08:49 WIB

Trending di Jakarta