Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unila Pratama Wijaya Kusuma: Proses Ekshumasi untuk Penyelidikan

badge-check


					Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unila Pratama Wijaya Kusuma: Proses Ekshumasi untuk Penyelidikan Perbesar

(TK)Lampung— Polisi melakukan pembongkaran makam Pratama Wijaya Kusuma, mahasiswa Universitas Lampung (Unila), yang tewas diduga akibat kekerasan saat Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Ekonomi Pencinta Lingkungan (Mahepel), pada hari Senin (30/6).

Proses ekshumasi berlangsung di blok F Tempat Pemakaman Umum (TPU) Beringin Raya, Kota Bandar Lampung, dan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, keluarga korban, serta tim investigasi dari Unila, dengan pengamanan ketat oleh aparat kepolisian.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Zaldi Kurniawan, menjelaskan bahwa ekshumasi melibatkan petugas medis dan dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. “Kegiatan ini dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dalam menelusuri penyebab kematian Pratama,” katanya.

Zaldi menambahkan bahwa ekshumasi ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai penyebab kematian korban. Proses ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait dugaan kekerasan yang terjadi.

“Sampai saat ini, kami telah memeriksa 18 orang saksi, termasuk rekan-rekan korban, panitia kegiatan diksar, dan dokter yang melakukan pemeriksaan awal terhadap Pratama. Kami tidak menutup kemungkinan jumlah saksi akan bertambah,” ucapnya.

Proses ekshumasi diperkirakan akan berlangsung selama 3-4 jam, dan diharapkan dapat memberikan informasi yang penting untuk penyelidikan lebih lanjut.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terungkap! Dugaan Guru Tak Mengajar Tapi Tetap Terima Gaji di SMAN 11 Bandar Lampung, Bungkam Saat Dikonfirmasi

15 April 2026 - 11:52 WIB

AROMA PUNGLI DI BALIK SEDEKAH SEKOLAH: DINAS PENDIDIKAN MESUJI TAK JELAS DASAR HUKUM, TANGGUNG JAWAB DILEMPAR KE KESRA

15 April 2026 - 06:17 WIB

Pemilik Diva Karaoke Klarifikasi Soal Perizinan, Minta Media dan Pemda Bersikap Bijak

14 April 2026 - 02:41 WIB

Kapolsek Purbolinggo AKP H. Irwan Susanto Dukung Penuh Program Pembangunan Jalan SMI Lampung Timur 2026

13 April 2026 - 11:35 WIB

Bos Rokok HS Mangkir, KPK Beri Peringatan Tegas

3 April 2026 - 08:49 WIB

Trending di Jakarta