Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Jakarta

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Ketua DPR Puan Maharani

badge-check


					Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Ketua DPR Puan Maharani Perbesar

(TK)—Jakarta— Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Jasa dan Kehormatan kepada 141 tokoh bangsa yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 RI. Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi salah satu yang mendapat penghargaan, di mana tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama dari negara disematkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara kenegaraan.

Pemberian penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025). Puan nampak anggun menggunakan kebaya berwarna merah muda.

Selain Puan, sejumlah tokoh nasional juga menerima tanda kehormatan dari negara, meskipun dalam kategori bintang yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua BPK Isma Yatun, Ketua DPD Sultan B Najamudin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) hingga Penasihat Khusus Bidang Politik dan Keamanan Wiranto serta sejumlah tokoh militer dan sipil lainnya.

Puan berdiri di baris depan bersama enam tokoh lainnya. Di barisan kedua hingga keempat, penghargaan juga diberikan kepada tokoh-tokoh seperti AM Hendropriyono, Muhaimin Iskandar, Bahlil Lahadalia, Marty Natalegawa, serta ahli waris tokoh nasional seperti Moerdiono, Hoegeng Imam Santoso dan Rachmawati Soekarnoputri.

Jenis tanda kehormatan yang diterima masing-masing tokoh berbeda, disesuaikan dengan bidang pengabdian dan kontribusi mereka.

Puan menjadi orang pertama yang mendapatkan penganugerahan dari Prabowo mengawali rangkaian acara. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan negara atas jasa luar biasa dalam pengabdian di bidang pemerintahan dan konstitusi.

Adapun penghargaan diberikan karena Puan dinilai negara berjasa sangat luar biasa di bidang politik dan pembangunan nasional melalui kepemimpinan dalam memperkuat fungsi parlemen, memperjuangkan peran perempuan dalam politik serta mendukung kebijakan strategis nasional.

Bintang Republik Indonesia Utama merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi di Indonesia. Puan mengucapkan terima kasih kepada Prabowo.

“Saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto atas kepercayaan ini. Penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama yang saya terima hari ini bukan semata pengakuan atas perjalanan pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang dititipkan masyarakat kepada saya,” kata Puan.

Puan menekankan bahwa setiap tanda kehormatan adalah amanah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih penuh gejolak.

“Penghargaan ini merupakan amanah untuk rakyat. Tentunya atas nama DPR, kami akan terus memastikan mendengarkan aspirasi maupun masukan dan kritik dari masyarakat, serta terus memperbaiki apa yang masih dianggap kurang,” tutur mantan Menko PMK itu.

Puan juga menegaskan pentingnya kesungguhan DPR dalam menghadirkan kebijakan yang nyata bagi masyarakat. Ia mengatakan masyarakat selalu menjadi bagian dari proses legislasi dengan memantai kinerja DPR.

“Penghargaan ini adalah motivasi untuk memastikan DPR bekerja secara maksimal, transparan, dan pro-rakyat,” ungkap Puan.

“Setiap langkah yang saya ambil sebagai Ketua DPR akan selalu didasarkan pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan elit,” tambah perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Puan menyatakan penghargaan ini menjadi pengingat bahwa politik dan jabatan publik adalah amanah, bukan kehormatan semata.

“Tugas kita adalah memastikan bahwa kemerdekaan, kesejahteraan, dan keadilan bagi rakyat Indonesia tetap menjadi prioritas. Penghargaan ini bukan tujuan, tetapi komitmen untuk terus bekerja, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan menegakkan demokrasi yang bermartabat,” papar Puan.

Ini bukan penghargaan pertama dari negara yang diterima Puan. Pada tahun 2020 di tengah situasi pandemi Covid-19, Puan juga menerima Bintang Mahaputera Adipradana dari negara. Saat itu, Puan dinilai berhasil menjaga stabilitas kelembagaan dan menjalankan peran DPR RI dalam masa krisis nasional.

Puan pun menambahkan bahwa keberadaan DPR sebagai lembaga legislatif harus selalu mengedepankan konstitusi dan suara rakyat.

“DPR adalah amanah konstitusional yang saya emban sebagai Ketua DPR RI. Saya berkomitmen untuk menjalankannya dengan integritas dan tanggung jawab penuh kepada rakyat Indonesia,” tutup Puan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bos Rokok HS Mangkir, KPK Beri Peringatan Tegas

3 April 2026 - 08:49 WIB

Kejagung Sebut Kemendikbud Tidak Transparan dalam Pengadaan Chromebook

3 April 2026 - 04:16 WIB

Rumah Mewah, Uang Proyek, dan Perubahan SHM: Terungkap, Peran Zainal Fikri dan Nama Nanda Indira”

1 April 2026 - 16:56 WIB

Polemik Kasus SPAM Pesawaran, Masyarakat Soroti Kejanggalan Perhitungan Kerugian Negara

1 April 2026 - 07:53 WIB

Dewas KPK Tindaklanjuti Aduan Pengalihan Penahanan Yaqut, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Lembaga

31 Maret 2026 - 14:48 WIB

Trending di Jakarta