(TK), BANDAR LAMPUNG — Sebuah mobil Nissan Grand Livina diduga dikemudikan dalam kondisi mabuk dan menyebabkan kecelakaan beruntun di Jalan Kartini, tepatnya di depan Hotel Horison, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung, Sabtu (13/6) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Menurut keterangan sejumlah saksi, sebelum menghantam lapak pedagang martabak, mobil tersebut lebih dulu menabrak seorang pengendara sepeda motor di kawasan depan Matahari Department Store. Alih-alih berhenti memberikan pertolongan, pengemudi diduga berusaha melarikan diri dengan memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi.

“Awalnya dia nabrak orang depan Matahari. Mau kabur, motornya sampai keseret ke sini. Karena ngebut, akhirnya nabrak pedagang martabak,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian.
Laju kendaraan yang tak terkendali itu kemudian menghantam lapak martabak dan menyebabkan sejumlah orang menjadi korban. Warga menyebut sedikitnya empat orang terdampak dalam insiden tersebut. Beberapa korban dilaporkan mengalami luka serius hingga tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans maupun kendaraan warga.
“Korban katanya sampai empat orang, ada yang pingsan. Tadi langsung dibawa pakai ambulans dan mobil,” kata saksi lainnya.
Di tengah kerumunan warga, pengemudi sempat mengaku sebagai anggota. Namun, identitas maupun kebenaran pengakuan tersebut belum dapat dipastikan. Warga juga menduga pengemudi berada di bawah pengaruh minuman keras saat mengemudikan kendaraan.
Peristiwa ini memicu kemarahan warga yang geram dengan aksi pengemudi yang diduga mencoba kabur setelah menabrak korban. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap kejadian, jumlah pasti korban, maupun kondisi pengemudi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
(*)













