Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

“Modus Pura-pura Beli Rokok: Pria di Pringsewu Bawa Kabur Sepeda Motor Teman”

badge-check


					“Modus Pura-pura Beli Rokok: Pria di Pringsewu Bawa Kabur Sepeda Motor Teman” Perbesar

(TK) Pringsewu—Seorang pria di Pringsewu, Lampung, nekat membawa kabur sepeda motor milik temannya dengan modus pura-pura hendak membeli rokok. Pria tersebut bernama Dedi Pratama (28), warga Desa Padang Cermin, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.

Kapolsek Gadingrejo, AKP Herman, menjelaskan bahwa pelaku ditangkap pada Kamis, 8 Mei 2025, sekitar pukul 01.30 WIB. Korban bernama Syarifudin (22), warga Desa Pujorahayu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

“Pelaku ditangkap di rumahnya. Selain mengamankan Dedi, polisi juga menyita sepeda motor Honda Vario milik korban yang telah diubah warnanya dari hitam menjadi pink,” ujarnya.

Kasus penggelapan ini terjadi pada Jumat, 18 April, sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban bersama rekannya sedang nongkrong di jalur dua Komplek Pemda Pringsewu. Mereka didatangi oleh dua pemuda, salah satunya dikenali korban sebagai Dedi. Dedi bergabung sambil minum kopi, sementara rekannya pergi dengan membawa sepeda motor.

Tak lama kemudian, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak membeli rokok. Namun, setelah itu, Dedi tidak kembali, dan sepeda motor korban pun raib.

Setelah menyadari dirinya menjadi korban kejahatan, Syarifudin melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Setelah menerima laporan, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Dedi nekat menggelapkan sepeda motor korban karena terdesak kebutuhan biaya pengobatan orang tuanya yang sedang sakit.

“Sepeda motor tersebut sempat digadaikan untuk keperluan tersebut,” sebutnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis, di antaranya Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. “Pelaku terancam hukuman kurungan maksimal empat tahun penjara,” pungkasnya. (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terungkap! Dugaan Guru Tak Mengajar Tapi Tetap Terima Gaji di SMAN 11 Bandar Lampung, Bungkam Saat Dikonfirmasi

15 April 2026 - 11:52 WIB

AROMA PUNGLI DI BALIK SEDEKAH SEKOLAH: DINAS PENDIDIKAN MESUJI TAK JELAS DASAR HUKUM, TANGGUNG JAWAB DILEMPAR KE KESRA

15 April 2026 - 06:17 WIB

Pemilik Diva Karaoke Klarifikasi Soal Perizinan, Minta Media dan Pemda Bersikap Bijak

14 April 2026 - 02:41 WIB

Kapolsek Purbolinggo AKP H. Irwan Susanto Dukung Penuh Program Pembangunan Jalan SMI Lampung Timur 2026

13 April 2026 - 11:35 WIB

Bos Rokok HS Mangkir, KPK Beri Peringatan Tegas

3 April 2026 - 08:49 WIB

Trending di Jakarta