Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Proyek SPAM Rp8 Miliar Seret Nama Mantan Bupati Pesawaran, Kejati Lakukan Investigasi Lapangan

badge-check


					Proyek SPAM Rp8 Miliar Seret Nama Mantan Bupati Pesawaran, Kejati Lakukan Investigasi Lapangan Perbesar

(TK)—-Lampung— Antusiasme warga Kabupaten Pesawaran tampak jelas saat tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung turun langsung meninjau titik-titik lokasi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp8 miliar yang belakangan menyeret nama mantan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona. Investigasi ini dilakukan pada Jumat (26/9/2025) di beberapa lokasi di Pesawaran, termasuk Desa Kedondong Simpang Ratai.

Dalam rekaman video warga, terlihat beberapa kendaraan dinas Kejati Lampung terparkir di tepi jalan lokasi proyek. Kehadiran tim kejaksaan ini dinilai sebagai bukti keseriusan dalam mengusut dugaan korupsi proyek SPAM yang sebelumnya hanya ramai diperbincangkan usai penggeledahan rumah mewah milik mantan bupati.

Samsul Bahri, Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Kabupaten Pesawaran, turut hadir mengawal jalannya investigasi tersebut. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejati Lampung.

“Kami mengapresiasi Kejati Lampung yang turun langsung ke lapangan untuk mengusut dugaan korupsi proyek SPAM senilai Rp8 miliar yang menyeret nama mantan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona. Harapan kami, kasus ini segera menemukan titik akhir dengan adanya penetapan tersangka, sehingga menjadi pelajaran bagi pejabat agar benar-benar berhati-hati dalam mengelola uang rakyat dan bekerja sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat,” ujar Samsul Bahri.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Pesawaran, Mualim Taher, juga angkat bicara. Ia menegaskan pentingnya keseriusan aparat hukum dalam mengusut kasus tersebut.

“Kami berharap persoalan ini dapat segera diusut tuntas hingga ke akar-akarnya. Dan kami juga berharap Kejati Lampung sesegera mungkin dapat menetapkan tersangka dalam persoalan ini,” ucap Mualim dalam rekaman video warga yang beredar.

Investigasi Kejati Lampung kali ini tak hanya terfokus di satu lokasi, melainkan memeriksa proyek SPAM di sejumlah titik berbeda di wilayah Pesawaran. Langkah ini semakin memperkuat keyakinan publik bahwa Kejati Lampung serius dalam menindak dugaan praktik korupsi di Bumi Andan Jejama.

Warga berharap proses hukum berjalan transparan hingga tuntas tanpa pandang bulu, agar kasus serupa tidak lagi terulang di kemudian hari.
(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terungkap! Dugaan Guru Tak Mengajar Tapi Tetap Terima Gaji di SMAN 11 Bandar Lampung, Bungkam Saat Dikonfirmasi

15 April 2026 - 11:52 WIB

AROMA PUNGLI DI BALIK SEDEKAH SEKOLAH: DINAS PENDIDIKAN MESUJI TAK JELAS DASAR HUKUM, TANGGUNG JAWAB DILEMPAR KE KESRA

15 April 2026 - 06:17 WIB

Pemilik Diva Karaoke Klarifikasi Soal Perizinan, Minta Media dan Pemda Bersikap Bijak

14 April 2026 - 02:41 WIB

Kapolsek Purbolinggo AKP H. Irwan Susanto Dukung Penuh Program Pembangunan Jalan SMI Lampung Timur 2026

13 April 2026 - 11:35 WIB

Rumah Mewah, Uang Proyek, dan Perubahan SHM: Terungkap, Peran Zainal Fikri dan Nama Nanda Indira”

1 April 2026 - 16:56 WIB

Trending di Bandar Lampung