(TK), BANDAR LAMPUNG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung membuka posko pengaduan bagi calon peserta didik yang belum diterima di SMP negeri pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala Disdikbud Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, mengatakan posko dibuka selama dua hari, Rabu dan Kamis, di Aula Disdik. Melalui posko tersebut, calon siswa yang belum memperoleh sekolah negeri akan didata dan disalurkan ke SMP negeri yang masih memiliki kuota, seperti SMP Negeri 35 dan SMP Negeri 27.

Ramdhan menegaskan, layanan ini hanya diperuntukkan bagi calon siswa yang belum diterima di sekolah negeri mana pun. Posko tidak melayani permohonan pindah sekolah bagi siswa yang sudah dinyatakan lolos.
Ia menambahkan, apabila kuota SMP negeri telah penuh, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memfasilitasi siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat bersekolah di sekolah swasta melalui program bantuan pendidikan.
Terkait berkurangnya kuota jalur domisili, Ramdhan menjelaskan hal itu merupakan penyesuaian distribusi kuota sesuai petunjuk teknis karena meningkatnya jumlah pendaftar pada jalur afirmasi, bukan akibat pengurangan daya tampung sekolah.
Pada SPMB 2026/2027, jumlah pendaftar mencapai sekitar 16.000 calon siswa, meningkat dibanding tahun lalu yang berkisar 11.000–12.000 pendaftar. Dengan dibukanya posko pengaduan, Disdik berharap seluruh calon siswa yang belum tertampung dapat segera memperoleh sekolah.
(*)













