Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung Selatan

Pekerjaan Rp. 24,5 M Dinas PUPR Lamsel Tanpa Plang Proyek.

badge-check


					Pekerjaan Rp. 24,5 M Dinas PUPR Lamsel Tanpa Plang Proyek. Perbesar

(TK), Lampung Selatan –Pekerjaan penanganan long segmen ruas Tanjung Baru – Merbau Mataram perbatasan Bandar Lampung dikerjakan oleh PT. Djuri Teknik yang menggunakan Anggaran APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2023 sebesar Rp. 24.540.039.915,89 diduga tidak mengindahkan Undang Undang No : 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)

Pasalnya, disepanjang lokasi pekerjaan yang nilai kontraknya puluhan Milyar tersebut tidak ditemukan adanya pemasangan Papan Informasi Proyek (plang proyek).

Bukan hanya itu, pekerjaan yang saat ini sedang melaksanakan galian lubang bahu jalan, diduga pemadatannya ada yang tidak menggunakan material Base A.

Pengawas Dinas PU yang juga Ka UPT PUPR Kecamatan Merbau Mataram, Mahpudin menyebut base S saat diperlihatkan poto hamparan base bercampur tanah di lubang bahu jalan yang belum dipadatkan.

“Kalau melihat visual potonya, ini Base S. Tapi setahu saya pekerjaan ini tidak ada yang menggunakan Base S, semua Base A, ” Ucap Mahpudin saat persiapan awal pengecoran bahu jalan Selasa kemarin.

Sementara itu, Pelaksana PT. Djuri Teknik, Frans saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, membantah bila material pemadatan lubang bahu jalan semua menggunakan material Base A.

“Gak ada kita pakai Base S, itu kemarin Base nya ke acak acak karena hujan, terus kita rapihin lagi, kalau masalah tanah wajar kalau ada yang ke campur disitu, ” Elaknya kepada Media Jum’at 19/5/2023.

Frans pun meminta kepada Awak Media untuk melihat tumpukan material yang sudah menumpuk disekitar arah pasar Tanjung Bintang semua Base A.

“Coba geh Abang main ke depan arah pasar Tanjung Bintang dilihat Base nya di sepanjang jalan itu, kan ada material yang di drop di pinggir jalan. Coba lihat keseluruhan bang, ” Tegas Frans tanpa menjawab konfirmasi terkait tidak adanya plang proyek.

Namun sayangnya saat di lihat di sekitar pekerjaan bahu jalan dusun Sinar ogan dan dusun Toto harjo Desa Jati Baru lokasi arah pasar Tanjung Bintang yang dimaksud oleh pelaksana, ternyata ada beberapa tumpukan material yang di drop berbeda dengan Base A. (TIM)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terungkap! Dugaan Guru Tak Mengajar Tapi Tetap Terima Gaji di SMAN 11 Bandar Lampung, Bungkam Saat Dikonfirmasi

15 April 2026 - 11:52 WIB

AROMA PUNGLI DI BALIK SEDEKAH SEKOLAH: DINAS PENDIDIKAN MESUJI TAK JELAS DASAR HUKUM, TANGGUNG JAWAB DILEMPAR KE KESRA

15 April 2026 - 06:17 WIB

Pemilik Diva Karaoke Klarifikasi Soal Perizinan, Minta Media dan Pemda Bersikap Bijak

14 April 2026 - 02:41 WIB

Kapolsek Purbolinggo AKP H. Irwan Susanto Dukung Penuh Program Pembangunan Jalan SMI Lampung Timur 2026

13 April 2026 - 11:35 WIB

Rumah Mewah, Uang Proyek, dan Perubahan SHM: Terungkap, Peran Zainal Fikri dan Nama Nanda Indira”

1 April 2026 - 16:56 WIB

Trending di Bandar Lampung