Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Pemkot Bandar Lampung Gandeng Investor China untuk Proyek Kereta Gantung Ikonik Wisata Baru

badge-check


					{ Perbesar

{"data":{"pictureId":"208541ec379d4d9f91ec8ed085bf667d","appversion":"4.5.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

(TK)Lampung— Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggandeng investor asal China untuk membangun proyek kereta gantung yang dirancang menjadi ikon wisata baru.

Proyek ini merupakan sarana penunjang pariwisata dengan nilai investasi mencapai Rp 2,5 triliun. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan bahwa pembangunan kereta gantung telah dibahas bersama pihak investor dan akan dilanjutkan dengan presentasi teknis di China pada Juli 2025.

“Kereta gantung ini sudah kita bahas dengan pihak ketiga. Mereka sudah datang. Bulan Juli kita diundang ke sana untuk pemaparan,” ujar Eva pada Kamis (22/5).

Eva menjelaskan bahwa proyek ini akan dibangun dengan pola kerja sama 50:50 antara Pemkot Bandar Lampung dan pihak investor. Kerja sama ini mencakup investasi dan pembagian hasil dari operasional kereta gantung. “Sistemnya kerja sama, dengan bagi rata, jadi nanti itu pembagian hasilnya 50:50,” jelasnya.

Rute kereta gantung akan menghubungkan rumah dinas wali kota menuju sebuah pulau di lepas pantai, dengan estimasi panjang lintasan sekitar 3,5 hingga 4 kilometer. “Dari rumah dinas ke bibir pantai itu 1 kilometer, lalu dari bibir pantai ke pulau sekitar 2,5 kilometer,” kata Eva.

Meskipun belum menyebutkan nama pulau yang dimaksud, Pemkot Bandar Lampung memastikan proyek ini akan menjadi destinasi baru yang diharapkan dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. “Mohon doanya, ini bisa jadi wisata spektakuler yang membanggakan untuk Indonesia,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Putra Lampung Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun

31 Mei 2026 - 17:18 WIB

Maju Dalam PAW Erwan Ingin Maksimalkan Pelayan Yang Berkeadilan.

31 Mei 2026 - 09:11 WIB

Video Dugaan Perundungan Siswa SMP di Ambarawa Viral, Publik Desak Penanganan Serius

31 Mei 2026 - 01:54 WIB

Indra Segalo Galo Bantah Tudingan Hoaks: “Kami Bekerja Berdasarkan Fakta dan Konfirmasi”

30 Mei 2026 - 01:18 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40 Persen, Domba Melonjak 121 Persen

29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page