Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Gubernur Lampung Jalin Kerja Sama Pertanian Modern dengan Provinsi Shandong, Tiongkok

badge-check


					Gubernur Lampung Jalin Kerja Sama Pertanian Modern dengan Provinsi Shandong, Tiongkok Perbesar

(TK)BandarLampung— Untuk mewujudkan Lampung maju, berbagai langkah dilakukan oleh Gubernur Rahmat Mirzabni Djausal. Bahkan, upaya tersebut dilakukan Gubernur Mirza Hingga ke Negeri China atau Tingkok.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada Senin (26/5) menghadiri forum bisnis secara langsung di Provinsi Shandong, Tiongkok yang melibatkan 30 perusahaan besar, termasuk Pauli Shandong Taiyuan Energy Co. Ltd.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur Lampung turut menyaksikan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Ketua APINDO Lampung Ary Meizari, dan CEO Pauli Group.

Penandatanganan ini menandai komitmen awal kerja sama investasi di bidang pertanian modern serta potensi pengembangan ke sektor pariwisata dan kawasan industri.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menjalin kerja sama di bidang pertanian modern dengan Provinsi Shandong Tiongkok untuk meningkatkan produktivitas pertanian daerah.

“Pemerintah Provinsi Lampung memperluas jejaring kerja sama internasional untuk mempercepat transformasi pembangunan daerah. Langkah ini merupakan tindak lanjut konkret dari kunjungan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok untuk wilayah Sumatera Zhang Min ke Lampung pada Senin (19/5),” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung Elvira Umihanni berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Bandarlampung, Senin (26/5).

Ia mengatakan, kerja sama ini membuka peluang besar bagi transformasi sistem pertanian di Lampung.

“Teknologi dari Pauli Group diproyeksikan dapat meningkatkan produktivitas pertanian hingga 30 persen, khususnya pada komoditas utama seperti padi, jagung, dan hortikultura,” katanya.

Dia melanjutkan, implementasi proyek kerja sama tersebut akan dilakukan dengan model kemitraan langsung bersama petani lokal.

Hal itu diharapkan mampu memastikan alih teknologi, memperkuat kapasitas produksi, dan meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

“Provinsi Shandong adalah mitra strategis karena kemajuan teknologinya di sektor pertanian serta industrinya yang progresif. Kerja sama ini membuka jalan agar Lampung bisa belajar, bertransformasi, dan mengembangkan pertanian berbasis teknologi tinggi,” ucap dia.

Menurut dia, Provinsi Lampung menjadi provinsi pertama di Sumatera yang melakukan kunjungan resmi ke Shandong. Langkah ini dinilai strategis untuk membuka akses pasar, investasi, dan kemitraan ekonomi lintas negara.

“Dengan kolaborasi ini Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan percepatan pertanian berbasis teknologi, peningkatan ekspor komoditas unggulan, serta pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat pedesaan,” tambahnya.

Ia mengatakan, Provinsi Shandong Tiongkok dikenal sebagai salah satu provinsi ekonomi terkuat di Tiongkok. Sebab dikenal sebagai produsen sayuran terbesar di Tiongkok dan basis penting untuk pengembangan pertanian modern.

Shandong juga memiliki sektor industri yang sangat berkembang, mulai dari manufaktur ringan dan berat, industri makanan, petrokimia, hingga teknologi tinggi.

“Provinsi ini menjadi pusat investasi asing dan perdagangan internasional, didukung oleh infrastruktur pelabuhan, rel kereta api, dan jalan raya yang sangat maju,” ujar dia.

Keunggulan Provinsi Shandong Tiongkok sesuai dengan komitmen Gubernur Lampung dalam mendorong hilirisasi dan modernisasi sektor pertanian.

Upaya tersebut telah diwujudkan melalui pembangunan silo dan penyediaan alat pengering gabah di sentra-sentra produksi.

Pemerintah Provinsi Lampung juga aktif memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha nasional dan internasional untuk menjadikan Lampung sebagai lumbung pangan nasional yang berdaya saing.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Putra Lampung Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun

31 Mei 2026 - 17:18 WIB

Maju Dalam PAW Erwan Ingin Maksimalkan Pelayan Yang Berkeadilan.

31 Mei 2026 - 09:11 WIB

Video Dugaan Perundungan Siswa SMP di Ambarawa Viral, Publik Desak Penanganan Serius

31 Mei 2026 - 01:54 WIB

Indra Segalo Galo Bantah Tudingan Hoaks: “Kami Bekerja Berdasarkan Fakta dan Konfirmasi”

30 Mei 2026 - 01:18 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40 Persen, Domba Melonjak 121 Persen

29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page