Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Lampung

Lampung Perluas Strategi Ekspor Melalui Kerja Sama Lintas Daerah

badge-check


					Lampung Perluas Strategi Ekspor Melalui Kerja Sama Lintas Daerah Perbesar

(TK)Pemprov— Pemerintah Provinsi Lampung memperluas strategi ekspor komoditas unggulan melalui kerja sama lintas daerah, yang difokuskan pada pembentukan jalur distribusi regional terintegrasi.

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman bersama tiga provinsi lainnya: Kepulauan Riau, Jawa Tengah, dan Maluku Utara, di Hotel Marriott Harbour Bay, Kota Batam, pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat daya saing Lampung sebagai lumbung pangan nasional serta pemain ekspor berbasis komoditas pertanian dan peternakan. “Lampung unggul dalam produksi hortikultura dan peternakan, termasuk surplus ayam ras. Potensi ini akan lebih maksimal jika terhubung dalam rantai pasok nasional dan dibuka ke pasar internasional lewat jalur ekspor dari Kepri,” ujar Gubernur Mirza.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Provinsi Lampung akan memfasilitasi pelaku usaha, petani, dan UMKM agar dapat menembus pasar luar negeri secara terstruktur, dengan dukungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan kebijakan lintas provinsi. “Selama ini, pelaku UMKM berdagang sendiri-sendiri. Sekarang pemerintah hadir sebagai fasilitator. Kami ingin UMKM Lampung memiliki akses logistik dan pasar ekspor yang lebih kuat,” tegasnya.

Menurutnya, integrasi ini akan menghubungkan kekuatan daerah. Jawa Tengah memiliki keunggulan dalam produksi pangan skala besar, Maluku Utara dari sisi permodalan dan hasil laut, dan Kepri sebagai gerbang ekspor strategis. “Kita tidak bisa lagi bekerja secara terpisah. Harus terhubung dalam satu ekosistem agar komoditas unggulan kita memiliki nilai lebih di pasar global,” kata Mirza.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan segera menyiapkan tim teknis lintas OPD dan BUMD untuk merancang mekanisme distribusi dan ekspor secara bersama, termasuk memastikan kualitas produk yang akan masuk ke pasar ekspor seperti Singapura dan Johor.

Kesepakatan ini disambut baik oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang menyatakan kesiapan wilayahnya menjadi simpul ekspor regional. “Kami juga mengusulkan reaktivasi Sumatera Promotion Center sebagai pusat promosi ekspor dari berbagai provinsi ke luar negeri,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan bahwa pihaknya akan mempelajari praktik distribusi pangan dari Lampung dan berharap bisa menguatkan koneksi ekspor hasil laut ke Singapura dan sekitarnya.

Kerja sama antardaerah ini menjadi langkah awal dalam menyusun sistem distribusi dan ekspor yang berkelanjutan, efisien, dan berbasis kekuatan daerah masing-masing.(**)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Putra Lampung Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun

31 Mei 2026 - 17:18 WIB

Maju Dalam PAW Erwan Ingin Maksimalkan Pelayan Yang Berkeadilan.

31 Mei 2026 - 09:11 WIB

Video Dugaan Perundungan Siswa SMP di Ambarawa Viral, Publik Desak Penanganan Serius

31 Mei 2026 - 01:54 WIB

Indra Segalo Galo Bantah Tudingan Hoaks: “Kami Bekerja Berdasarkan Fakta dan Konfirmasi”

30 Mei 2026 - 01:18 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40 Persen, Domba Melonjak 121 Persen

29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Trending di Bandar Lampung

You cannot copy content of this page