Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Bandar Lampung

Fakta Baru Kasus SPAM Pesawaran, Mencuat Dugaan Tanda Tangan Kadis Dipalsukan

badge-check


					Fakta Baru Kasus SPAM Pesawaran, Mencuat Dugaan Tanda Tangan Kadis Dipalsukan Perbesar

(TK),BANDAR LAMPUNG—Fakta baru kembali mencuat dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Pesawaran. Kali ini, terungkap adanya dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen penting proyek tersebut.

Dalam persidangan, mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pesawaran, Firman Rusli, menyatakan bahwa tanda tangan yang tercantum dalam dokumen persetujuan pengalihan proyek bukan miliknya. Ia menegaskan tidak pernah menandatangani dokumen tersebut.

Menurut keterangannya, dirinya juga tidak mengetahui secara pasti proses pengalihan proyek SPAM yang menjadi perkara hukum saat ini. Ia bahkan meragukan keabsahan dokumen yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pengakuan ini menambah daftar kejanggalan dalam proyek SPAM Pesawaran yang sebelumnya telah disorot karena dugaan penyimpangan anggaran dan hasil pekerjaan yang tidak optimal. Proyek yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat itu justru dilaporkan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Selain dugaan pemalsuan tanda tangan, persidangan juga mengungkap adanya perubahan nilai anggaran proyek serta indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan teknis di lapangan.

Majelis hakim masih terus mendalami keterangan para saksi guna mengungkap secara terang benderang rangkaian peristiwa dalam kasus ini. Sementara itu, aparat penegak hukum diharapkan dapat menelusuri lebih jauh dugaan pemalsuan dokumen yang berpotensi memperluas perkara.

Kasus SPAM Pesawaran hingga kini masih bergulir di pengadilan dan menjadi perhatian publik, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Ombudsman Baru Langsung Terseret Kasus, Hery Susanto Ditangkap Kejagung

17 April 2026 - 04:40 WIB

Genjot Eliminasi TBC, Pemerintah Kucurkan Rp41 Triliun untuk Deteksi Dini dan Pengobatan Massal

17 April 2026 - 04:26 WIB

Terungkap! Dugaan Guru Tak Mengajar Tapi Tetap Terima Gaji di SMAN 11 Bandar Lampung, Bungkam Saat Dikonfirmasi

15 April 2026 - 11:52 WIB

Jaksa Agung Lakukan Rotasi Besar: 14 Kajati Baru Resmi Ditunjuk, Abdul Qohar Pimpin Jawa Timur

14 April 2026 - 03:38 WIB

Zonasi Tak Lagi Cukup, SPMB Lampung 2026 Wajibkan Nilai Akademik, Sistem Seleksi Dirombak Total

14 April 2026 - 03:33 WIB

Trending di Bandar Lampung