Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Bandar Lampung

Genjot Eliminasi TBC, Pemerintah Kucurkan Rp41 Triliun untuk Deteksi Dini dan Pengobatan Massal

badge-check


					Genjot Eliminasi TBC, Pemerintah Kucurkan Rp41 Triliun untuk Deteksi Dini dan Pengobatan Massal Perbesar

(TK),BANDAR LAMPUNG—Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperkuat langkah percepatan penanganan tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah dengan mengalokasikan anggaran mencapai Rp41 triliun guna mendukung program deteksi dini, pengobatan, hingga pencegahan penularan penyakit tersebut.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen nasional untuk mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030. Kemenkes menekankan pentingnya strategi penemuan kasus secara aktif, tidak lagi hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan, melainkan dengan melakukan skrining langsung ke masyarakat serta pelacakan kontak erat pasien.

Melalui pendekatan ini, diharapkan lebih banyak kasus TBC dapat ditemukan sejak dini sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif. Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa seluruh pasien TBC mendapatkan akses pengobatan secara gratis dengan pengawasan ketat agar pengobatan dijalani hingga tuntas.

TBC masih menjadi salah satu penyakit menular dengan angka kasus tinggi di Indonesia. Banyaknya kasus yang belum terdeteksi serta rendahnya kepatuhan pengobatan menjadi tantangan utama dalam upaya pengendalian penyakit ini.

Oleh karena itu, selain intervensi medis, pemerintah juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan bahaya TBC sekaligus mengurangi stigma terhadap penderita.

Dengan dukungan anggaran besar dan kolaborasi berbagai pihak, pemerintah optimistis target eliminasi TBC pada 2030 dapat tercapai, sekaligus menekan angka kematian akibat penyakit tersebut secara signifikan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Fakta Baru Kasus SPAM Pesawaran, Mencuat Dugaan Tanda Tangan Kadis Dipalsukan

17 April 2026 - 05:08 WIB

Ketua Ombudsman Baru Langsung Terseret Kasus, Hery Susanto Ditangkap Kejagung

17 April 2026 - 04:40 WIB

Terungkap! Dugaan Guru Tak Mengajar Tapi Tetap Terima Gaji di SMAN 11 Bandar Lampung, Bungkam Saat Dikonfirmasi

15 April 2026 - 11:52 WIB

Jaksa Agung Lakukan Rotasi Besar: 14 Kajati Baru Resmi Ditunjuk, Abdul Qohar Pimpin Jawa Timur

14 April 2026 - 03:38 WIB

Zonasi Tak Lagi Cukup, SPMB Lampung 2026 Wajibkan Nilai Akademik, Sistem Seleksi Dirombak Total

14 April 2026 - 03:33 WIB

Trending di Bandar Lampung