(TK), BANDARLAMPUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung resmi memulai pendataan Sensus Ekonomi 2026 secara door-to-door pada Senin (15/6/2026). Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menjadi warga pertama yang didata petugas BPS di kediamannya di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Rawa Laut, Bandarlampung.
Gubernur Mirza menyebut Sensus Ekonomi 2026 sebagai momentum penting yang hanya dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Menurutnya, pendataan ini diperlukan untuk merekam berbagai perubahan dan perkembangan ekonomi yang terjadi di Lampung selama satu dekade terakhir.

Ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas sensus. Mirza menegaskan, data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya dan akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan berkeadilan.
Sementara itu, Kepala BPS Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan Sensus Ekonomi 2026 akan menjangkau seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali, mulai dari usaha besar hingga usaha rumah tangga, termasuk sektor pertanian.
Menurutnya, hasil sensus akan memberikan gambaran riil kondisi perekonomian Lampung, termasuk sektor-sektor potensial yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menyerap tenaga kerja.
Pendataan door-to-door berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan melibatkan sekitar 8.619 petugas lapangan yang akan menyisir seluruh wilayah Provinsi Lampung. Data yang dihimpun diharapkan menjadi landasan kuat bagi perencanaan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.
(*)













