Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Bandar Lampung

Heru Gunawan: Kerusakan Embung Kemiling Dipicu Cuaca Ekstrem, Masih Tanggung Jawab Kontraktor

badge-check


					Heru Gunawan: Kerusakan Embung Kemiling Dipicu Cuaca Ekstrem, Masih Tanggung Jawab Kontraktor Perbesar

(TK),BANDAR LAMPUNG — Klarifikasi lanjutan disampaikan oleh Heru Gunawan selaku Kasi pada Bidang Pembangunan Dinas PSDA Provinsi Lampung terkait kondisi proyek embung di Jalan Cik Ditiro, Kecamatan Kemiling. Ia menegaskan bahwa sejumlah kondisi yang disorot di lapangan lebih dipengaruhi oleh faktor alam, bukan semata kesalahan teknis pekerjaan.

Menurut Heru, kondisi lokasi yang tampak becek merupakan hal yang wajar. Hal ini disebabkan sebagian besar area proyek berupa pekerjaan galian dan timbunan (cut and fill) yang masih terbuka. Dalam situasi hujan terus-menerus, permukaan tanah tersebut sangat rentan menjadi becek.

Selain itu, cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang, terutama dari wilayah hulu, turut berdampak pada area embung. Kondisi ini menyebabkan pohon tumbang dan terbawa arus hingga ke dasar embung, termasuk material batuan.

Ia juga menjelaskan bahwa pohon-pohon yang berada di sekitar embung bukan bagian dari pekerjaan proyek, melainkan sumbangan pihak tertentu dan tidak masuk dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Terkait adanya pengikisan di bagian lantai outlet hilir embung, Heru menyebut hal tersebut terjadi karena tidak adanya penanganan pada bagian tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pekerjaan di titik itu juga tidak termasuk dalam lingkup RAB pembangunan embung.

Mengenai belum adanya penjaga embung, Heru mengungkapkan hal itu disebabkan fasilitas pendukung seperti air bersih dan MCK belum tersedia di lokasi, sehingga belum memungkinkan untuk penempatan petugas secara permanen.

Meski demikian, ia memastikan bahwa secara fungsi, embung Kemiling saat ini masih berjalan dengan baik. Embung tetap berfungsi sebagai pengendali banjir serta mendukung konservasi air melalui proses infiltrasi ke dalam tanah.

Heru juga menegaskan bahwa saat ini proyek masih dalam masa pemeliharaan. Dengan demikian, apabila terjadi kerusakan, tanggung jawab perbaikan sepenuhnya masih berada di pihak kontraktor pelaksana.

“Kondisi ini masih dalam tahap pemeliharaan, jadi jika ada kerusakan akan menjadi tanggung jawab kontraktor,” tegasnya.

Dengan penjelasan tersebut, pihak Dinas PSDA berharap masyarakat dapat memahami bahwa dinamika yang terjadi di lapangan tidak terlepas dari pengaruh faktor alam, serta masih adanya tahapan pemeliharaan yang berjalan sebelum proyek sepenuhnya dinyatakan final.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Showroom ALBERT MOTOR Diduga Ingkari Janji, Uang DP Konsumen Tidak Dikembalikan Utuh

22 April 2026 - 03:11 WIB

Tanpa Pondasi, Proyek Jalan Rigid di Teluk Betung Barat Seret Nama Dinas PU Bandar Lampung

21 April 2026 - 07:22 WIB

Fakta Baru Kasus SPAM Pesawaran, Mencuat Dugaan Tanda Tangan Kadis Dipalsukan

17 April 2026 - 05:08 WIB

Ketua Ombudsman Baru Langsung Terseret Kasus, Hery Susanto Ditangkap Kejagung

17 April 2026 - 04:40 WIB

Genjot Eliminasi TBC, Pemerintah Kucurkan Rp41 Triliun untuk Deteksi Dini dan Pengobatan Massal

17 April 2026 - 04:26 WIB

Trending di Bandar Lampung