Menu

Mode Gelap
Penguatan Layanan Kesehatan: Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan RS Graha Husada Tandatangani Perjanjian Kerja Sama FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Jalin Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Gubernur Lampung Ajak Sinergi Sektor Jasa Keuangan dalam Buka Puasa Bersama: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan Gubernur Lampung Lantik Pj. Sekretaris Daerah: Harapan Baru untuk Masyarakat Lampung yang Sejahtera Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim: Siloam Hospitals Purwakarta Rayakan Ramadan dengan Komitmen Kesehatan Kapolres Lampung Timur Pimpin Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2025: Siapkan Kesiapsiagaan untuk Mudik Aman di Idul Fitri

Indek News

Proyek Pembangunan Tebing Sungai di Pesisir Barat Disorot Warga, Dicurigai Tidak Memenuhi Standar Kualitas

badge-check


					Proyek Pembangunan Tebing Sungai di Pesisir Barat Disorot Warga, Dicurigai Tidak Memenuhi Standar Kualitas Perbesar

(TK),Pesisir Barat— Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 830.399.339,95 dari APBD Provinsi Tahun Anggaran 2024 untuk proyek pembangunan tebing sungai di Dusun Bumi Ayu, Pekon Way Sindi Hanuan, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat.

Hasil investigasi lapangan yang dilakukan oleh tim media ini, bersama keterangan dari sejumlah warga setempat yang memahami pelaksanaan proyek, mengungkapkan bahwa PT. Jais Maju Bersama bertindak sebagai kontraktor pelaksana setelah memenangkan tender.

Dalam pelaksanaan proyek, ditemukan indikasi bahwa pondasi yang tertanam (matras) hanya menggunakan susunan batu bulat berukuran kecil yang diambil dari aliran sungai tanpa campuran semen. Hal ini memunculkan keraguan terkait kekuatan dan daya tahan pondasi tersebut.

Selain itu, pemasangan talud dan bronjong juga tampak menggunakan kombinasi material batu bulat dan batu belah, yang menurut warga, tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB). Warga menyatakan kekhawatiran akan kualitas bangunan ini dan mendesak agar renovasi dilakukan sebelum proyek tersebut diserahterimakan, dengan menggunakan material yang sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.

“Kami sebagai penerima manfaat sangat kecewa. Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran yang signifikan, namun hasil pembangunannya dinilai tidak sesuai harapan,” ujar beberapa warga, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya.

Sementara itu, Wawan, petugas pelaksana dari PT. Jais Maju Bersama, saat dikonfirmasi di lokasi proyek, membenarkan adanya keluhan dari masyarakat dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan.

“Saya baru dua hari di sini, menggantikan pengawas sebelumnya. Oleh karena itu, bronjong akan dibongkar dan diperbaiki sesuai standar yang seharusnya,” ungkap Wawan kepada wartawan.

(RED)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karaoke Diva Tetap dibuka

29 April 2026 - 16:01 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Diborgol, Resmi Ditahan Kejati: Kasus Korupsi BUMD Meledak ke Publik

28 April 2026 - 15:08 WIB

Pasca Evaluasi, Satpol PP Tulang Bawang Barat Izinkan Karaoke Diva Kembali Beroperasi

28 April 2026 - 12:35 WIB

Diduga Langgar Aturan, Pembangunan Tower XL di Lampung Barat Disinyalir Tanpa Izin Lengkap

28 April 2026 - 06:41 WIB

Kualitas Jalan Dipertanyakan, UPTD VI Disinyalir Gunakan Material Bekas — Publik Tagih Sikap Gubernur Lampung atas Dugaan Pembiaran Ini

27 April 2026 - 10:43 WIB

Trending di Lampung